PAREPARE, BKM — Dinas Perdagangan Kota Parepare menggelar operasi pasar
dalam rangka menekan harga Minyak Goreng (Migor) yang harganya melonjak dipasaran dalam beberapa pekan terahir melebihi harga eceran tertinggi (Het).
Operasi pasar juga menjadi fokus Pemkot sebagai komitmen dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat luas terhadap kebutuhan minyak goreng.
Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe mengatakan sebanyak 5.230 kupon dengan harga HET Rp 14.000. Disediakan untuk warga di 22 kelurahan, operasi pasar untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng ini kita lakukan hingga 12 Februari 2022 mendatang.
”Hal ini sebagai komitmen Pemkot dalam memenuhi kebutuhan masyarakat luas terhadap minyak goreng,” ujar Taufan.
Dia berharap dengan operasi pasar dapat kembali menstabilkan harga dan ketersedian minyak goreng dipasaran.
Sebelumnya. Kabid Metrologi Dinas Perdagangan Parepare Rustan Asta mengakui sejak mulanya harga melambung tinggi. Pihaknya sempat memantau di setiap pasar, dan toko retail serta distributor untuk menekan harga tetap diberlakukan sesuai harga HET.
”Tim kami setiap hari melakukan pengecekan harga dan alat ukur takaran dibeberapa toko retail dan distributor seperti, Toserba,” jelasnya. (mup/C)

