GOWA, BKM–Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel Fachruddin Rangga kembali melaksanakan reses titik keempat, Selasa (8/2).
Setelah menemui masyarakat di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Takalar, maka kali ini Rangga menyerap aspirasi di Desa Salajo Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa.
Dipilihnya Bontonompo selatan karena secara politik tempat ini memberi kontribusi terhadap keterpilihan Rangga menjadi anggota legislatif, sehingga punya tanggungjawab moril terhadap masyarakat wilayah tersebut, “Apa yang dilakukan hari ini semata-mata agar masyarakat wilayah tersebut dapat lebih mudah menyalurkan aspirasi dan harapannya walaupun masa pandemi sudah agak melandai namun masyarakat yang menghadiri reses ini mengacu pada standar protap protokol kesehatan masa pandemi covid 19.
Dihadapan ratusan warga Desa Salajo, Rangga mengatakan reses adalah kesempatan yang baik untuk menyampaikan berbagai persoalan yang ada dan yang dialami dalam keseharian, masyarakat dapat dengan mudahnya berbicara terbuka menyampaikan fikirannya dalam kesempatan reses seperti ini.
Rangga menjelaskan bahwa reses ini adalah wadah yang menjadi ruang penyaluran aspirasi masyarakat kepada anggota DPRD yang mewakilinya sehingga sedapat mungkin dapat menyampaikan kondisi yang ada di masyarakat, dan reses ini idealnya di hadiri seluruh elemen masyarakat, karena segala persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dapat disampaikan secara terbuka.
Menurut Rangga, yang berkembang di dalam dialog dan tanya jawab hampir sama kebutuhan masyarakat yakni masih dominan kebutuhan pertanian, diantaranya jalan tani, mesin pompa, alsintan, pupuk, bibit dan persoalan irigasi, serta kebutuhan nelayan namun masih ada pula masyarakat yang mempertanyakan varian omicron yang akhir akhir sering diperbincangkan masyarakat, dan juga menanyakan masa pandemi covid 19 kapan berakhir dan keadaan bisa normal kembali.
Dibagian akhir, Rangga berjanji bahwa aspirasi masyarakat akan dirangkum dan menjadi satu bagian dengan hasil reses secara keseluruhan di wilayah Kabupaten Gowa dan Takalar. “Ini menjadi tanggungjawab yang akan kami perjuangkan dalam usulan kegiatan prioritas baik dalam setiap pembahasan APBD berikutnya,” kuncinya.
Reses yang dilakukan Rangga yang tak lain adalah wakil ketua badan anggaran DPRD Sulsel ini dihadiri Kepala Desa Salajo dan beberapa kepala dusun, ketua BPD, serta beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. (rif)

