Site icon Berita Kota Makassar

Syahar Perjuangkan Betao Riawa Jadi Desa Penghasil Jeruk Nipis

SIDRAP, BKM–Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif siap memperjuangkan Betao Riawa sebagai desa penghasil jeruk nipis terbesar di Kabupaten Sidrap.
Hal itu disampaikan Syahar-panggilan akrab Syaharuddin Alrif ketika menggelar reses di Desa Betao Riawa Kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidrap, Rabu (9/2).
Kedatangan Syahar yang juga sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel tersebut disambut hangat dan antusias oleh masyarakat Desa Betao.
Syahar mengatakan berbagai macam buah yang bisa dijumpai ketika berkunjung ke Desa Betao misalnya buah naga, rambutan, durian, dan nanas. Di antara buah-buahan itu, yang menjadi andalan para warga desa adalah jeruk nipis.

Menurut Syahar, budi daya jeruk nipis sangat mudah dengan menjanjikan keuntungan cukup menggiurkan. Terlebih lagi, jeruk nipis dianggap lebih tahan penyakit ketimbang jeruk biasa. “Kalau jeruk nipis ini lebih mudah budi dayanya dan lebih tahan penyakit. Apalagi tanah di sini juga sangat mendukung dalam budi daya jeruk nipis. Dan memasarkan produk pertanian pun bukanlah hal gampang,”jelas Syahar.
Dijelaskan bila seorang pemasar harus benar-benar jeli melihat potensi pasar dan produk sebelum melepasnya. Ada sejumlah faktor yang menentukan keberhasilan pemasaran. Salah satunya, brand equity sesuatu dari hasil pertanian.

Syahar ingin bersinergi dengan semua pihak dan akan membangkitkan semangat dari petani baik itu pelaku agribisnis untuk memenuhi kebutuhan pangsa pasar ekspor khususnya jeruk nipis untuk di jadikan sebagai brand komoditi pertanian di Sidrap. (rif)

Exit mobile version