Site icon Berita Kota Makassar

Pasar Murah Berakhir, Harga Minyak Goreng Tinggi

PAREPARE, BKM — Pemkot Parepare melakukan upaya untuk menekan harga minyak goreng di pasaran agar bisa stabil kembali dengan harga eceran tertinggi (HER) sebesar 14 ribu perliter kemasan dengan melaksanakan pasar murah selama sepekan yang berakhir Sabtu (12/2).
Namun demikian, disejumlah retail dan toko di Kota Parepare masih ada yang menjual minyak goreng dengan harga diatas HET yakni, Rp 19.000-Rp.20.000. setiap kemasan satu liter.

Pemilik Toko Sindy di Kelurahan Mallusetasi Kecamatan Ujung Parepare ditemui Minggu (13/2) mengatakan belum habis stok minyak goreng yang harganya tinggi sehingga pihaknya belum bisa menurunkan.
Sebelumnya, Kabid Metrologi Dinas Perdagangan Parepare, Rustan Asta di ruang kerjanya belum lama ini mengakui kalau pemerintah sudah malakukan jaminan harga HET tidak melambung tinggi dan persedian cukup selama enam bulan kedepan.
”Kelangkaan dan harga minyak goreng meroket disebabkan kegagalan panen kelapa sawit,” ujar Rustan saat mendampingi Kadis Perdagangan Parepare Prastiyo.

Dia menambahkan, distributor berjanji akan menstabilkan kembali harga sesuai HET setelah stok minyak goreng yang harga tinggi itu habis, seperti toko CU itu juga salah satu distributor di Parepare.
Terpisah, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara ( BEM-Nus ), mempertanyakan kemana perginya dana sebesar Rp 7,6 triliyun rupiah yang di kelola Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit ( BPDPKS ) untuk menstabilkan harga minyak goreng di pasaran.
“Karena hingga kini, harga minyak goreng ditemukan di pasar masih melambung tinggi,” ungkap Koordinator Pusat BEM Nusantara Eko Pratama. (mup/C)

Exit mobile version