Site icon Berita Kota Makassar

Bayi Empat Hari Dibuang di Tempat Sampah

MAKASSAR, BKM– Diduga dari hasil hubungan gelap, seorang bayi berjenis kelamin laki-laki dibuang orang tuanya di tempat sampah depan Panti Asuhan Nurul Amal, Perumahan Bumi Tamalanrea Permai, Blok L, Rabu (16/2).
Bayi yang baru dilahirkan sekitar 3-4 hari ini ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita oleh salah seorang pencari barang bekas (pemulung) bernama Dedi.

Menurut Dedi, saat hendak mencari barang bekas di tempat sampah, tiba-tiba melihat sebuah kardus yang mencurigakan. Setelah mengecek isi kardus tenyata ada bayi laki-laki yang kondisinya memprihatinkan dan hanya dibungkus jaket. Kardus tersebut tepat berada di depan Panti Asuhan Nurul Amal BTP Blok L.

“Saya kaget karena ada yang gerak-gerak di dalam kardus dan saya cek ternyata berisi bayi. Saya langsung memberitahukan ke pengelola panti kalau ada bayi di dalam kardus. Setelah itu di bawah mi di puskesmas karena masih hidup,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tamalanrea, dr Melfina Syamsuddin, mengaku, bayi yang ditemukan warga tersebut memprihatinkan sebab kondisi bayi lahir tidak dalam kondisi sehat. Bahkan bobot berat bayi hanya satu kilogram jika dibandingkan dengan usia bayi yang sama.
“Iya ada bayi dibuang dan datang ke puskesmas sekitar pukul 10 pagi. Bayi itu sudah dalam kondisi gemetaran dan tali pusarnya mengalami infeksi. Berat badannya juga tadi kami timbang hanya seberat satu kilogram,”bebernya.
Untuk itu, pihak puskesmas dan kepolisian dari Polsek Tamalanrea merujuk bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar untuk mendapatkan perawatan yang intensif. “Kami rujuk ke rumah sakit karena perlu mendapatkan perawatan di inkubator. Apalagi kondisi bayi kekurangan gizi. Kami duga bayi itu sudah 3-4 hari dilahirkan,” ujarnya.
Bahkan sejak bayi ditemukan hingga di bawah ke rumah sakit, bayi yang beinisial L ini telah mendapat perhatian dariwarga sekitar. Banyak yang meminta untuk mengadopsi anak tersebut. (ita)

Exit mobile version