MAKASSAR, BKM–Partai Hanura Sulawesi selatan hingga kini belum memiliki ketua definitif usai menggelar musyawarah daerah luar biasa (musdalub) 29 Oktober 2021 lalu.
Sebanyak 16 DPC sepakat mengajukan nama anggota DPRD Sulsel dua periode Wahyuddin M Nur sebagai ketua DPD Hanura Sulsel, namun mendapat penolakan dari pusat.
Bahkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura sampai saat ini belum menjadwalkan musdalub ulang, setelah mereka memastikan pemilihan nakhoda akan dikocok ulang.
“Jadwalnya masih dibahasa DPP,”ujar Ketua DPP bidang penguatan legislatif dan eksekutif, Muhammad Thamsil Hamid, Kamis (17/2).
Menurut Thamsil, dirinya pun belum bisa pastikan, apakah pada bulan ini atau bulan depan. “Nanti kita lihat, tapi ada kemungkinan bulan ini atau bulan depan,” singkatnya.
Hanura Sulsel pernah dipimpin oleh Andi Ilhamsyah Mattalatta bersama sekretaris Dr Affandi Agusman Aris.
Karena kesibukan, maka Ilhamsyah Mattalatta mengajukan surat pengunduran diri sedangkan Affandi Agusman Aris yang juga telah mundur akhirnya mendapat mandat sebagai ketua DPW PSI Sulsel. (rif)
