MAKALE, BKM.COM –, Cuaca ekstrim hujan lebat disertai angin kencang membuat bencana longsor dan pohon tumbang di Tana Toraja, bahkan telah membawa korban.
Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, prihatin dengan cuaca buruk ini mengajak masyarakat hati-hati dan waspada. Pasalnya cuaca ekstrim diprediksi hingga Agustus tahun ini.
Bung Theo akui longsor dan pergerakan tanah sudah terjadi di beberapa titik, bahkan menyeret rumah warga, baik di Rano, Mengkendek, dan Sangalla, serta Bittuang.
Kepada seluruh warga Tana Toraja selalu berhati-hati beraktifitas dan waspada jika tanda-tanda hujan dan angin kencang serta petir terjadi disekitar kita. Baik warga pejalan kaki maupun menggunakan kendaraan bermotor, lebih baik berhenti dan berlindung dari pada dipaksakan teruskan perjalanan, ujar Theo.
Lanjut Bung Theo, pohon tumbang bisa saja terjadi karena curah hujan yang tinggi disertai angin kencang. Waspadai terus cuaca ekstrem berupa hujan sedang, lebat disertai petir dan angin kencang, sebab tidak menutup kemungkinan menimbulkan banjir, tanah longsor, dan banjir bandang (agus).

