MAKASSAR, BKM — Ketua Program Studi (Prodi) Ilmu Administrasi Publik (IAP) Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr. Risma Niswaty,S.S.,M.Si, resmi memimpin Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI) Sulawesi Selatan. Ia dilantik sebagai ketua umum bersama pengurus lainnya untuk periode 2020-2024 di Hotel Remcy, Makassar, Sabtu, 19 Februari 2022.
Pelantikan ini dilaksanakan secara blended, yang menggabungkan kegiatan daring dan luring. Secara daring, pelantikan dihadiri Ketua ASPAPI, Prof. Dr.Henri Eryanto,M.M., Sekjen ASPAPI Dr. H.M. Jamil Latief,M.M.,M.Pd., mantan Ketua ASPAPI periode sebelumnya yaitu Prof. Muhyadi dan Prof. Tjutju, Ketua ASPAPI wilayah DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Yogyakarta, Jatim dan Sumatera Utara. Termasuk beberapa pengurus ASPAPI Sulsel yang menetap di daerah.
Sedangkan untuk pelantikan secara luring dihadiri oleh Prof. Dr. Haedar Akib, M.Si. dan Drs. M. Ali Bakri sebagai penasihat ASPAPI Sulsel, para pimpinan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, dan seluruh anggota ASPAPI Sulsel.
Pada pelantikan tersebut, juga digelar rapat kerja daerah (rakerda) yang membahas mengenai program kerja, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga selama periode kepengurusan hingga 2024 nanti.
ASPAPI merupakan asosiasi yang menghimpun bukan hanya sebatas sarjana Administrasi Perkantoran, namun juga merangkum para praktisi dalam dunia pendidikan dan perkantoran. Keberadaan ASPAPI tentu sangat dibutuhkan, terutama dalam hal penyedian sumber daya manusia yang kompeten.
Oleh karena itu, ASPAPI Sulsel menjadikan program terbentuknya Lembaga Sertifikasi Profesi untuk kepentingan uji kompetensi sebagai salah satu program kerja prioritas. ”ASPAPI diharapkan dapat menjadi lembaga yang profesional dalam bidangnya sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Dr. Risma Niswaty.
Kepengurusan ASPAPI Sulsel yang dilantik ini merupakan yang pertama di wilayah Sulawesi Selatan.
Menurutnya, asosiasi profesi ini memiliki peran yang strategis dalam mengembangkan pendidikan, khususnya dalam bidang Administrasi Perkantoran dan Kependidikan.
Ia berharap, ASPAPI Sulsel bisa menjadi wadah organisasi profesi yang dapat melayani lapisan masyarakat, sehingga terasa manfaatnya, terutama dalam uji sertifikasi kompetensi.
Selain itu, menurut Risma Niswaty, dalam perjalanannya ASPAPI mempunyai program prioritas yang terus dikembangkan, seperti pelaksanaan MoU dan MoA dengan berbagai perguruan tinggi dan SMK berbasis Perkantoran untuk dapat bersinergi.
“Saat ini terdapat delapan biro dalam kepengurusan ASPAPI Sulsel,” ujar ekretaris Umum ASPAPI SULSEL, Muhammad Darwis,S.Pd.,M.Pd.
Usai pelantikan pengurus, digelar juga rapat kerja, yang dimulai dengan sidang komisi dan berakhir dalam pleno setiap komisi.
Darwis menjelaskan bahwa dalam kepengurusan ASPAPI Sulsel ini terdiri dari akademisi, guru, dan praktisi dari berbagai lembaga, antara lain Universitas Negeri Makassar, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Universitas Mulawarman Kaltim, STISIP 17-08-1945, IISIP Yapis Biak, UIT Makassar, STIA Puang Rimaggalatung Bone.
Ada pula Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bappeda Mamuju Utara, Sulbar, Yayasan Al Qasimiyah Kabupaten Barru, SMK Negeri 4 Makassar, SMK Negeri 1 Gowa, SMK Negeri 5 Soppeng, SMK Negeri 1 Sinjai, SMK Negeri 1 Makassar, SMK Negeri 1 Enrekang, SMP Negeri 1 Selayar, SMK Negeri 1 Bulukumba, SMK Negeri Sorong, SMK Muhammadiyah Makassar, SMK Negeri 1 Bantaeng, SMP Negeri 26 Sinjai, MA DDI Cambalagi Kabupaten Maros, SMK Negeri 6 Luwu, SMK Negeri Maros, SMK Negeri 2 Sinjai, SMK Negeri 5 Pangkep, dan beberapa praktisi dari perusahaan. (rls)
