Site icon Berita Kota Makassar

Banjir Tiga Kecamatan di Barru, Pekkae-Soppeng Terhambat

BARRU, BKM —  Curah hujan tinggi menyebabkan banjir pada tiga kecamatan di Kabupaten Barru. Masing-masing Kecamatan Balusu, Tanete Rilau, dan Tanete Riaja.
Banjir di Kampung Watu, Kecamatan Tanete Riaja menyebabkan jalur Barru-Soppeng terhambat akibat arus air deras menggenangi jalan provinsi, Senin(21/2).

Selain banjir, longsor juga terjadi di Kecamatan Pujananting akibat curah hujan tinggi yang terjadi Minggu malam hingga Senin(21/2) sore.
Di Kecamatan Pujananting, jalan longsor yang terjadi di jalur jalan  Doi-doi dengan Salopuru, Desa Patappa menyebabkan lalu lintas terputus.

Camat Pujananting Abd Rahman yang dihubungi, mengakui adanya jalan longsor yang menyebabkan ruas jalan 
Salopuru terputus akibat tertimbun longsoran  tanah. 

“Sejak tadi malam (Minggu malam) warga bergotong royong memperbaiki jalan agar motor bisa melalui jalan tersebut. Hanya saja, untuk akses kendaraan roda empat, kemungkinan harus menggunakan alat berat baru bisa melewati jalan yang longsor ini,” kata Rahman.

Beberapa akses jalan di Kecamatan Pujananting memang dikenal rawan longsor karena berada di wilayah ketinggian. Kondisi ini lebih rentan terjadi di saat curah hujan cukup tinggi seperti saat ini.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barru A Jalil Mappiare yang dikonfirmasi, mengatakan jika pihaknya sudah berkordinasi dengan Dinas PU untuk menurunkan alat berat ke Salopuru. 

“Kita sudah berkordinasi dengan Dinas PU, dan saat ini alat berat sudah diarahkan ke lokasi longsor,” jelasnya, yang ketika dihubungi sedang berada di Desa Lompo Tengah memantau kondisi danjir di daerah itu.

Dijelaskan Andi Jalil, pihaknya telah mengevakuasi  tiga kepala keluarga (KK) akibat terkepung banjir di Kampung Baramase, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau.

“Warga Baramase dari tiga KK itu berjumlah delapan orang. Kami dari BPBD telah melakukan upaya evakuasi ke tempat aman,” ujar Jalil.

Lokasi banjir di wilayah Barru tersebar di tiga kecamatan, yakni Balusu (Desa Balusu dan Ajakkang). Banjir juga terjadi di Tanete Rilau dengan lokasi Baramase dan Soreang.

Di kecamatan Tanete Riaja, titik banjir ada di Desa Lompo Tengah, Ralla dan Watu. Bahkan air sangat deras menggenangi jalan poros Pekkae-Soppeng di Dusun Watu. Jalur jalan provinsi ini terhambat akibat banjir. (udi/b)

Exit mobile version