MAROS, BKM — Puluhan rumah di Kecamatan Bontoa, rusak diterjang angin puting beliung, Minggu (20/2).
”Kejadiannya sore kemarin pukul 17.00 Wita, Kejadian ini bermula saat hujan deras disertai angin. Akibatnya, puting beliung menerjang sebanyak 64 rumah milik warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Camat Bontoa, Mulyadi, Senin (21/2).
Mulyadi menerangkan, puluhan rumah yang mengalami kerusakan tersebar di enam desa.
”Bontoa empat rumah, Bontolempangan 11 rumah, Minasaupa 28 rumah , Salenrang 18 rumah, Ampekale dua rumah, dan Pajukukang satu rumah,” ungkapnya.
Selain rumah warga, kantor Desa Bontolempangan juga terdampak angin puting beliung.
”Jadi kantor Desa Bontolempangan juga terkena. Hampir sekitar 60 persen mengalami kerusakan,” katanya.
Tak hanya rumah warga dan fasilitas desa, namun tiang listrik juga ambruk diterpa angin.
”Nah, akibat kabel listrik tersebut ada satu orang yang mengalami kecelakaan. Namun dalam keadaan baik-baik saja. Saat ini sedang dirawat di Puskesmas,” imbuhnya.
Akibat kerusakan tiang listrik itu berdampak pada pemadaman listrik bagi tiga desa. ”Saat ini sudah dievakuasi. Sudah dimatikan dari tadi malam. Dan sampai saat ini masih padam, antara lain Desa Ampekale, Minasaupa, dan Salenrang,” jelasnya.
Saat ini pihaknya juga sedang mendata masyarakat yang terkena dampak. ”Sementara ini kita sedang identifikasi, mendata yang harus diberikan bantuan. Saat ini ada 35 rumah yang sudah kita data,” katanya.
Dia juga mengatakan, saat ini sebagian warga ada yang mengungsi di rumah keluarganya. Namun, ada juga yang tetap bertahan di dalam rumahnya, untuk mereka yang masih memungkinkan rumahnya untuk ditinggali.
Salah seorang warga bernama Sapri mengatakan, peristiwa angin puting itu melanda sekitar pukul 17.00 Wita. ”Saat kejadian, saya berada di rumah. Ka rna memang kondisi hujan dan angin kenjang, tidak lama kemudian angin menerbangkan rumah saya,” ungkapnya.
Sapri juga mengatakan, selain menimpa atap rumah, juga mengakibatkan ambruknya tiang listrik. ”Gegara tiang listrik, lampu di sini sudah padam sejak semalam,” katanya.
Dia pun berharap pihak pemerintah segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. (ari/c)
