ENREKANG, BKM — Dispopar dan Dispustaka Enrekang berkolaborasi menggelar Festival Kuliner dan Literasi. Kegiatan ini adalah rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Enrekang yang ke-62 Tahun.
Acara dibuka oleh Plt. Gubernur Sulsel dan Bupati Enrekang di Alun-Alun Abu Bakar Lambogo, Batili Enrekang, Sabtu (19/2).
Pada kesempatan itu rombongan Guburnur bersama Bupati dan Wabup melakukan kunjungan ke lapak kuliner dan lapak baca yang berada di 12 tenant kecamatan di Anjungan Sungai Mata Allo. Selain melihat langsung produk lokal dan kuliner Enrekang, mereka juga disuguhi demo masak dan musik bambu.
Tema festival mengangkat tentang “Kuliner dan Literasi”. Kadis Perpustakaan Dadang Sumarna berharap diadakannya festival bisa membantu kuliner lokal makin dikenal masyarakat dan ke depannya dapat dikembangkan pula melalui pendekatan literasi.
“Untuk mengenalkan potensi kuliner maka tentunya dibutuhkan narasi dan kreativitas dalam mengembangkan turunan produk. Literasi menjadi penting dimaknai sebagai kemampuan untuk melakukan inovasi dan melahirkan kreasi baru,” jelas Dadang.
Kegiatan ini menunjukkan pula semangat dari Pemda untuk meningkatkan literasi di Enrekang. Kabupaten Enrekang melalui inisiatif DPRD sedang menyiapkan Ranperda terkait penyelengaraan perpustakaan dan gerakan literasi, sehingga ini akan semakin menguatkan komitmen untuk mendukung peningkatan indeks literasi masyarakat.
“Kira diharap berkolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam upaya mendorong kesejahteraan masyarakat. Sinergi pengembangan wisata kuliner dan literasi ini tentunya bisa menjadi program kolaboratif dengan memanfaatkan tenant yang tersedia di Anjungan Sungai Mata Allo,” pungkasnya. (her/D)
