Site icon Berita Kota Makassar

Kemarin, Lima Pohon Tumbang di Dalam Kota

MAKASSAR, BKM — Berdasarkan peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Makassar, cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi hingga Rabu (23/2).

Selain intensitas hujan yang cukup deras, angin kencang juga masih bisa terjadi.
Menyikapi kondisi itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Aryati Puspasari Abadi menghimbau kepada warga Makassar untuk senantiasa berhati-hati dan senantiasa waspada jika berada di luar rumah. Khususnya saat berkendara di jalan.
Alasannya, jika cuaca ekstrem disertai angin kencang terjadi, dikhawatirkan ada pohon yang tumbang. Seperti yang terjadi selama tiga hari terakhir, Minggu dan Selasa.

Dia mengatakan berdasarkan laporan dari Uniit Reaksi Cepat Dinas Lingkungan Hidup (URC) Kota Makassar, jumlah pohon tumbang yang terjadi pada Selasa (22/2) sebanyak lima pohon.
Masing-masing satu pohon tumbang jenis mahoni di Jalan Perintis Kemerdekaan, 1 pohon mangga dan 1 pohon nangka di Jalan Sunu (rumah warga), 1 pohon Angsana di Jalan Pongtiku, dan satu pohon trembesi di Jalan Adhyaksa.
“Jadi total ada lima pohon tumbang hari ini (kemarin). Semua sudah ditangani oleh tim URC DLH. Sudah disingkirkan dari jalan dan dari rumah penduduk,” ungkapnya saat dihubungi BKM, Selasa (22/2).
Sehari sebelumnya, Senin (21/2) tercatat ada lima pohon tumbang di lima titik. Sementara pada Minggu (20/2) sebanyak tiga pohon tumbang yang ditangani tim URC DLH.

“Jadi total pohon tumbang yang ditangani URC DLH selama tiga hari ini sebanyak 13 pohon,” jelas Aryati.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku sebenarnya tidak terlalu khawatir pada hujan dibanding angin kencang.
Alasannya, karena angin kencang bisa membuat pohon-pohon jadi tumbang. Termasuk merusak rumah warga.
“Karena itu, saya berharap semua orang kalau pas hujan itu di rumah saja. Untungnya kita sekarang sudah ganti pohon, sehingga sisa pohon seperti trembesi, mahoni, agak rawan. Tapi kalau pohon ketapang kencana, hampir tidak terlihat dia rubuh,” kata Danny. (rhm)

Exit mobile version