WAJO, BKM — Bupati Wajo, Amran Mahmud meminta kepada seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) agar maksimal mengawal usulan masyarakat dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang). Sebab, usulan itulah yang nantinya dirumuskan dan ditetapkan menjadi prioritas daerah.
“Saya meminta kepada Kepala OPD agar mengawal usulan masyarakat sesuai tingkat prioritas. Meski kita pahami bahwa pandemi sehingga postur anggaran kita terbatas, tapi saya minta agar dimaksimalkan,” ujar Amran saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023 di Kecamatan Pammana Tahun Anggaran 2022, Selasa (22/2).
Amran menambahkan apa yang menjadi usulan prioritas di tingkat kecamatan yang ditetapkan melalui musrenbang akan dibawa ke tingkat kabupaten untuk dibahas bersama usulan dari kecamatan lainnya sehingga bisa ditetapkan menjadi prioritas daerah.
Sebelum Musrenbang RKPD di Kecamatan Pammana, Amran keliling ke kecamatan-kecamatan untuk memberikan pengarahan. Pada Senin sore (21/2) kemarin, usai mengikuti Musrenbang di Kecamatan Bola, Amran berangkat ke Kota Makassar menghadiri kegiatan pada malam harinya.
Subuh hari Selasa (22/2 kembali ke Wajo menghadiri Musrenbang Pammana, Tanasitolo, dan Sabbangparu serta serangkaian kegiatan lainnya.
“Kita ubah pola musrenbang sehingga bukan lagi seremonial yang ditonjolkan. Jadi, perwakilan masyarakat diberikan ruang untuk diskusi dan mengusulkan programnya ke OPD terkait. Nanti kita masuk memberikan pengarahan di akhir ataupun di awal acara. Jadi, waktu masyarakat tidak terbuang untuk menunggu pembukaan,” ucapnya. (ono/C)
