MAKASSAR, BKM–Meski Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat belum menurunkan nama ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat di Sulsel, namun kerja-kerja politik tetap berjalan seperti baisanya.
“Demokrat tetap melakukan kerja kerja politik seperti koordinasi dan saling berdiskusi dengan para pengurus,”ujar Ketua DPD Demokrat Sulsel demisioner Ni’matullah Erbe, Rabu (23/2).
Sehari sebelumnya, Ni’matullah Erbe memberikan apresiasi atas survei Litbang Kompas terhadap elektabilitas partai berlambang bintang mercy itu.
Hasil survei tersebut menunjukkan partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk tiga besar dengan elektabilitas tertinggi.
“Efektif karena mas AHY mampu mengkosolidasikan dan mensolidkan kader di seluruh Indonesia, sehingga bisa seirama langkahnya, satu frekuensi cara berpikirnya, sehingga sebagian masyarakat bisa menaruh simpati dan mau menitipkan harapannya kepada Partai Demokrat,”ujar Ulla-panggilan akrab Ni’matullah Erbe.
Selain itu, mengingat Partai Demokrat berada di luar pemerintahan dengan situasi yang tidak mudah. “Terbukti, malah kita pernah diganggu serius dengan KLB abal-abal, dan kami semua bisa menghadapi dengan baik tanpa cara-cara yang anarkis,” sebut Ulla.
Survei Litbang Kompas ini digelar pada 17-30 Januari 2022 dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.
Responden ditanya melalui wawancara tatap muka. Menggunakan metode tersebut, tingkat kepercayaan survei ini 95% dengan margin of error plus-minus 2,8%.
Ulla yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel ini mengatakan angka 10,7% tentunya juga menunjukkan bahwa masih cukup besar jumlah masyarakat yang tetap menjaga akal sehatnya dan menginginkan hadirnya perubahan dalam pengelolaan pemerintahan yang lebih rasional dan memihak kepada rakyat.
“Kami di daerah, merasa lebih percaya diri dalam menghadapi event-event politik di masa mendatang. Dengan demikian berkewajiban ikut menjaga trend positif tersebut, bahkan berkontribusi agar survei Partai Demokrat bisa lebih meningkat lagi di masa-masa yang akan datang,”jelasnya. (rif)
