Site icon Berita Kota Makassar

Puluhan Kader Partai Golkar Toraja, Hengkang ke Partai Gerindra

MAKALE, BKM.COM–Wakil Bupati Tana Toraja, dr Zadrak Tombeg, akan menahkodai DPC Partai Gerindra Tana Toraja. Keputusan resminya tinggal menunggu dari Gerindra pusat.

Bahkan kecintaan ke partai belogo Garuda ini terus meningkat di daerah tersebut.Buktinya, puluhan kader tulen Partai Golkar yang sudah puluhan tahun membesarkam partai berlambang beringin rindang, harus memutuskan hengkang ke Gerindra bersama Zadrak Tombeg.

Banyaknya faksi di Partai Golkar Tana Toraja, disinyalir tidak bisa disatukan oleh Ketua Partai Golkar Tana Toraja dua periode, Viktor Datuan Batara (VDB) saat Pilkada lalu, menyebabkan mesin partai tidak kerja optimal sehingga VDB calon wakil bupati inbumben tumbang bersama pasangannya.

Pilkada akan dihelat tahun 2024 jika tidak ditunda, kejadian serupa akankah terulang bagi Partai Golkar Tana Toraja, ataukan solid menangkan dukungannya, kita tunggu kreasi dan kerja politik VDB.

Adolf Christian Pakke, akrab disapa Boy Pakke jelaskan, kurang lebih 40 kader tulen partai pernah menduduki struktur kepengurusan Golkar pindah ke Partai Gerindra lantaran tidak puas sistim yang ada saat ini.

Mantan Sekretaris Partai Golkar Tana Toraja sudah 35 tahun jadi kader, tidak menapik setelah Partai Gerindra Tana Toraja dinakhodai Zadrak Tombeg tanda-tanda prospeknya kedepan lebih besar, meskipun saat ini Gerindra hanya mengontrol dua kursi di DPRD Tana Toraja.

Saya optimis pasca hengkangnya kader berpangalaman Golkar ke Gerindra isyarat partai besutan Prabowo Subianto menangkan Pilkada Tana Toraja 2024, ujar Boy Pakke.

Terpisah VDB tidak menimpali jika kader potensial di partai Golkar berlapis. Tidak ada paksaan kader sudah tidak sejalan dengan garis partai hengkang ke partai lain.

Menurut VDB Golkar Tana Toraja tidak terancam pindahnya puluhan kader lama. Bahkan dengan struktur baru kepengurusan yang ada optimis solid menangkan Pilkada akan dihelat tahun 2024.

VDB akui 40 kader hengkang sudah tidak masuk struktur pengurus Partai Golkar Tana Toraja. Beringin memang rindang, namun tangkai tidak bisa berbuah di pangkas. Tunas muda potensial dan mumpuni dipelihara (agus).

Exit mobile version