GOWA, BKM — Pendidikan adalah jembatan utama menuju masa depan gemilang bagi setiap anak bangsa. Setiap anak mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan formal di bangku sekolah, baik yang tinggal di perkotaan maupun yang berada di pelosok desa.
Pendidikan harus didasari dengan keinginan yang tulus dan didukung dengan kemampuan finansial. Namun perbedaan harus dirasakan oleh salah seorang anak yang saat ini sedang menuntut ilmu. Namanya Ruslan. Berusia 12 tahun. Saat ini terdaftar di sekolah swasta SD IT Tangngaparang Desa Rappoala, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sekolah ini berada dekat dari rumah Ruslan.
Ia harus terasing dari teman sebayanya dikarenakan kemampuan finansial yang sangat terbatas. Ruslan yang merupakan seorang anak yatim kini duduk di bangku kelas VI Sekolah Dasar (SD).
Sejak ibunya meninggal, Ruslan diasuh oleh kakek dan neneknya yang saat ini sudah berusia senja. Namun, tuntutan ekonomi mengharuskan kedua lansia tersebut tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama kedua cucunya yang sudah yatim.
Dalam kondisi seperti itu, Ruslan tidak pernah putus untuk terus belajar dan menuntut ilmu. Didukung oleh sang nenek dan kakeknya dengan penghasilan yang tidak menentu, Ruslan optimis dalam meraih mimpinya.
“Kadang saya menangis kalau cucuku menanyakan orang tuanya. Apalagi saat ini ia sangat bersemangat menuntut ilmu demi cita-citanya,” ujar nenek Ruslan yang ditemui oleh tim Aksi Cepat Tanggap di kediamannya, Ahad, 27 Februari 2022.
Untuk seragam sekolah saja, Ruslan harus berbeda dengan teman-temannya. Ia menggunakan pakaian sekolah yang jauh dari kata layak pakai. Jika hendak bersekolah, seragam yang dikenakannya tampak lusuh dan kotor.
Dari kisah ini ACT Sulsel mengajak sahabat dermawan turut berpartisipasi mendukung perjuangan Ruslan yang saat ini dalam keterbatasan untuk menempuh pendidikan. Bantuan kemanusiaan dapat ditunaikan melalui tautan https://indonesiadermawan.id/BantuDikRuslan. Atau melalui rekening BSI #716 417 0645 dengan konfirmasi transfer via WA ke 0821 9224 1414, atau mengunjungi halaman instagram @act_sulsel. (rls)
