MAKASSAR, BKM — Pengumuman kelulusan Laskar Pelangi molor lagi. Sebelumnya Wali Kota Makassar ,Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny) berjanji akan mengumumkannya bertepatan dengan satu tahun kepemimpinannya di Kota Makassar pada Sabtu (26/2) lalu.
Padahal masa tugas para tenaga honorer sesuai SK pengangkatan nya berakhir 1 Januari 2022.
Tanpa kejelasan nasib, para honorer yang ada saat ini masih bekerja. Karena walaupun mereka ikut dalam seleksi Laskar Pelangi, belum pasti mereka bakal lulus seleksi.
Jumlah tenaga honorer yang berakhir SK tugasnya sebanyak 12 ribu orang. Mereka tercatat mengantongi SK wali kota, OPD, maupun camat.
Dikonfirmasi terkait persoalan tersebut, Danny mengatakan, pengumuman Laskar Pelangi baru akan dilakukan pada 23 Maret mendatang.
“Kami akan umumkan 23 Maret mendatang bersamaan dengan pengumuman pj ketua RT/RW,” ungkap Danny saat dikonfirmasi Senin (28/2).
Sebelumnya, Danny mengaku masih belum bisa mengambil keputusan berapa jumlah Laskar Pelangi yang akan direkrut.
Dari 15 ribu peserta seleksi, jumlah yang akan diterima antara 10 ribu hingga 12 ribu. Juka 10 ribu yang diterima, otomatis akan ada 5 ribu yang tersingkirkan.
Kemudian jika yang diterima 12 ribu, artinya 3 ribu yang tidak diterima, termasuk honorer yang sudah mengabdi lebih dulu di Pemkot Makassar.
Selain mereka, ada juga 3 ribu pelamar baru yang ikut dalam seleksi Laskar Pelangi pada Desember 2021 lalu.
Namun Danny memberi bocoran jika dari 3.000-an pelamar baru yang ikut seleksi, yang lulus tidak sampai 1.000 orang.
Sejauh ini, pihaknya masih sementara menghitung-hitung kemampuan APBD untuk pembayaran gaji Laskar Pelangi.
Dia mengatakan, gaji mereka nantinya dipastikan akan lebih besar dibanding gaji tenaga honorer atau kontrak.
Jika sebelumnya, gaji honorer atau kontrak hanya berkisar Rp1,5 juta per bulan, maka Laskar Pelangi nantinya akan mendapat gaji berkisar Rp2,3-2,5 juta.
Namun, kenaikan honor Laskar Pelangi tersebut dipastikan akan memberatkan keuangan Pemkot Makassar. Karena itu, Danny mengaku akan sangat berhati-hati dalam memutuskan berapa banyak nantinya Laskar Pelangi yang bakal direkrut.
Sekadar gambaran, kata Danny, jika dia merekrut 12 ribu Laskar Pelangi, maka anggaran yang harus disiapkan Pemkot Makassar selama setahun berkisar Rp550 miliar.
Sementara itu Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Dakhlan menjelaskan anggaran tersebut disiapkan untuk gaji Laskar Pelangi jika diasumsikan yang diterima sebanyak 11 ribuan orang.
Anggaran yang dialokasi tersebut bersumber dari APBD 2022 senilai Rp189.378.000.000.
“Jadi untuk tahap awal, Pemkot Makassar sudah siapkan anggaran senilai Rp189.378.000.000 untuk gaji Laskar Pelangi dengan jumlah sekitar 11 ribuan. Tentu dana tersebut akan dikondisikan tergantung berapa pastinya Laskar Pelangi yang bakal direkrut,” kata Dakhlan.
Dia mengemukakan, anggaran yang disiapkan tersebut baru untuk gaji. Karena nantinya, mereka juga akan mendapat tunjangan operasional lapangan. Namun itu khusus untuk beberapa OPD tertentu dengan beban kerja yang cukup besar.
“Pasti ke depan, anggaran yang disiapkan akan disesuaikan dengan angka yang disebutkan Pak Wali,” jelas Dakhlan. (rhm)
