Site icon Berita Kota Makassar

Hanya 12.000 Direkrut, 2.800 tak Lulus

MAKASSAR, BKM — Tak ingin disorot terlalu jauh, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto akhirnya memutuskan untuk segera mengumumkan hasil seleksi Laskar Pelangi yang dilaksanakan 19 Desember 2021 silam. Setelah melewati berbagai pertimbangan, akhirnya Danny memutuskan Laskar Pelangi yang akan direkrut sebanyak 12 ribu orang.
Seperti diketahui, jumlah peserta yang ikut seleksi sekitar 14.800 orang. Artinya, ada sekitar 2.800-an orang yang dinyatakan tidak lulus. “Saya sudah perintahkan diumumkan saja. Kalau bisa besok (hari ini),” ungkap Danny yang ditemui di kediaman pribadinya Jalan Amirullah, Selasa (1/3).
Dia mengatakan, peserta seleksi yang lulus adalah mereka yang memenuhi skoring dan masuk dalam peringkat sesuai kuota dibutuhkan. “Jadi pasti akan ada honorer yang saat ini mengabdi tidak lulus seleksi. Apalagi mereka yang malas-malas,” ungkap Danny.
Kendati kelulusan Laskar Pelangi akan diumumkan, namun penempatan mereka belum akan disampaikan. Mereka yang lulus nantinya akan dites lebih dahulu untuk memfasilitasi warga yang belum vaksinasi untuk melakukan vaksinasi.
Saat ini, posisi vaksinasi Kota Makassar, khususnya untuk tahap atu sudah mencapai 93 persen. Untuk memenuhi target 100 persen, maka sisa yang 7 persen nantinya akan menjadi tugas dari Laskar Pelangi.
“Jadi yang lulus kita akan tes lagi. Kasih tugas pertama dulu, jangan enak-enak. Mereka harus memfasilitas warga yang belum vaksinasi covid untuk vaksin,” kata Danny.
Dia menambahkan, khusus untuk tenaga honorer yang tidak lulus seleksi Laskar Pelangi, Pemkot Makassar tetap akan menjamin gaji mereka mulai Januari hingga masa tugas mereka dinyatakan berakhir.
“Mereka (tenaga honorer) yang tidak lulus akan tetap dapat gaji. Tidak ada yang dirugikan,” kata Danny.
Rencananya, kelulusan Laskar Pelangi akan diumumkan melalui website Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BKPSDM Makassar Andi Siswanta Attas mengaku sudah diperintahkan untuk mengumumkan kelulusan Laskar Pelangi. Namun, kata lelaki yang akrab disapa Wanta itu, pihaknya mau bicarakan kembali dengan wali kota terkait teknis pengumumannya seperti apa.
“Pak Wali kan maunya (pengumuman) tidak ada penempatan. Itu berarti menempatkan secara gelondongan orang yang dinyatakan lulus. Kalau begitu modelnya, yang bertanggung jawab sama OPD-nya siapa,” kata Wanta.
Misal, kata Wanta, si A dinyatakan lulus, tapi tidak tahu mau bekerja di mana. “Nah, dia mau bekerja cari orang yang divaksin untuk siapa, dia mau lapor ke mana. Kalau orang yang sudah bekerjami, tidak adaji masalah. Kalau orang yang baru itu?” lanjutnya.
Dia mengatakan, wali kota sudah menyampaikan jika pengumuman akan dilakukan hari ini. Namun Wanta berasumsi, bukan sebuah keharusan.

Wanta mengaku akan mengusulkan pengumuman kelulusan seleksi Laskar Pelangi dilakukan Jumat mendatang. “Kalau saya, mau minta waktu di Pak Wali karena besok ada pelantikan. Hari Kamis libur, bagaimana kalau Jumat. Itu kalau saya punya mau. Tapi kan tetap keputusan ada di pimpinan saya. Saya cuma mau berikan masukan, mudah-mudahan diterima. Kalau saya mauku hari Jumat lah supaya ada juga space anggota kerja. Tapi semua berpulang ke Pak Wali. Kami sebagai bawahan mengikut apa yang beliau mau. Supaya satu kali juga kita keluarkan keputusan final,” tambahnya. (rhm)

Exit mobile version