MAKALE, BKM.COM –Adanya ancaman yang dihembuskan, kalau Partai Golkar tidak berdaya di Tana Toraja dan Toraja Utara pada Pilkada yang dihelat Maret 2024 mendatang, membuat Wakil Ketua DPD Golkar Provinsi Sulsel Pemenangan Tator, John Tende Mangontan (JRM) angkat bicara.
Kata anggota DPRD Provinsi Sulsel Dapil X Tana Toraja dan Toraja Utara ini, wacana ancaman itu hal biasa dalam kerja politik.
“Menurut saya justru ancaman menjadi energi baru dan penyemangat saya sebagai kader Golkar untuk membuktikan. Golkar tidak pernah redup di Toraja tetap rindang sebab masih melekat di hati masyarakat. Melalui kerja profesional nyata wujudkan aspirasi telah dirasakan masyarakat hasilnya, keyakinan saya Golkar tidak akan redup di Bumi Lakipadada dan Bumi Pongtiku,”jelasnya.
Ia juga yakin dan optimis dengan kemampuan kerja-kerja politik yang miliki, memaksimalkan potensi yang ada membuat masyarakat tetap percaya bahwa Suara Golkar Suara Masyarakat dan suara masyarakat suaranya Golkar.
Menurut JRM, melalui gerakan pelayanan sosial selama ini gencar kami lakukan, sebab saya paham betul kalau masyarakat merindukan kita hadir untuk mendengar jeritan hati mereka sekaligus menjawab harapan mereka.
Sebagai kader tulen muda Golkar, secara pribadi pasti akan mempertaruhkan tanggung jawab saya sebagai ketua DPD Golkar Sul Sel bidang pemenangan di Tana Toraja dan Toraja Utara.
Harga mati Golkar menang di Toraja, sehingga ke depan saya yakin Golkar tetap Jaya di Tana Toraja dan Toraja Utara menjadi pemenang kontestasi politik 2024.
Keyakinan saya Golkar jaya didua daerah bertetangga didasari pengalaman tetap menjunjung tinggi komitmen terus menghargai jasa dan partisipasi orang pernah membantu dan mendukung saya.
Kata JRM, bangsa yang besar adalah bangsa yg menghargai jasa pahlawannya dan Politisi sejati yang tidak akan lupa perjuangan orang di sekitarnya, karena keberhasilan tidak lepas dari jasa dan dukungan orang di sekitar kita.
JRM akui, dinamika tahun 2024 jelang Pilkada, Pileg, dan Pilpres, pasti seru lantatan partai lainnya tidak tinggal diam dan pasti kerja politiknya atur dan susun strategi menang dan itu hal biasa dalam politik.
Fenomena kader Golkar di Tana Toraja dan Toraja Utara pindah di Partai lain semisal ke Partai Gerindra, saya yakin cuman lelah dan penat untuk beristirahat sejenak. Suatu saat akan kembali sebab napas kuning sudah menyatu didadanya. Tidak bisa dipungkiri kader partai Golkar Tana Toraja dan Toraja Utara tahun 2024, hatinya tidak suci dan bersih kecuali bibasu dengan air kuningnya Golkar.
Sepanjang sawah masih di tanami padi di Toraja pasti tetap menguning tidak mungkin berwarna lain, ujar JRM.
Lanjut JRM, semua partai adalah sahabat dan mitra kita membangun negeri ini, tapi keunggulan Golkar tentunya menjadi motor dan model pembangunan karena tidak bisa di pungkiri kedewasaan partai Golkar.
Soal adanya riak di tubuh Golkar Toraja mungkin itu terjadi karena kecewa, dan fenomena seperti itu biasa dalam Golkar tapi percaya dinamina riak itulah kelak kami bersatu kembali, pungkas JRM (agus).

