MAKALE, BKM — Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Tana Toraja, Maraya Allosomba, membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) X Kabupaten Tana Toraja (Tator) di Aula SKB Ge’tengan, Kecamatan Mengkendek, Senin (28/2).
Menurut Maraya, Pemkab sangat mengapresiasi Kementerian Agama Tana Toraja nerhasil wujudkan program MTQ ke-X ini.
Menurut Maraya, MTQ momen silaturahmi antar umat mulai dari anak-anak dan remaja sehingga contoh kehidupan sehari-hari langsung bisa ditanamkan. Kepada tim juri tetap profesional sehingga MTQ ini menghasilkan bibit bibit terbaik qari dan qaria akan mewakili Tana Toraja MTQ baik di pusat bahkan internasional.
Seiring Tema MTQ “Wujudkan Generasi Qur’ani Yang Cerdas Berakhlakul Karimah Serta Moderat Dalam Kehidupan Menuju Toraja Mala’bi” dengan 9 cabang lomba, berlangsung hingga 5 2022 mendatang.
Ketua Panitia MTQ Tator, Sri Yuthi Andilolo melaporkan dipilihnya Kecamatan Mengkendek sebagai tuan rumah menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat setempat.
”Terima kasih kepada Pemkab Tator, Camat Mengkendek dan jajaran lurah serta Kepala Lembang termasuk pihak IAKN Toraja, Gereja Silo Getengan dan Gereja Kibaid Ge’tengan telah berpartisipasi mendukung terselenggaranya MTQ ini,” ujar Sri.
Sri berharap semoga silaturahmi, hidup rukun dan damai senantiasa terus terjaga.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Tana Toraja, Tamrin Lodo mengatakan, MTQ dan STQH kalender tetap negara mulai dari pusat sampai kecamatan. Penyelenggaranya di tingkat kabupaten adalah pemda namun karena situasi tertentu sehingga Kementerian Agama Tana Toraja berperan secara teknis.
Sementara Plt. Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja Irman menjelaskan, MTQ menjadi simbol kegiatan keagamaan Tana Toraja dalam versi apapun senantiasa bergandengan tangan sesuai tema kegiatan “Toraja Mala’bi”.
“Kemenag Tator siap menyukseskan visi misi Kemenag sekaligus visi misi kabupaten dimana kita berada,” pungkas Irman. (gus/C)
