RANTEPAO, BKM — Polres Toraja Utara memulai gelar operasi Keselamatan 2022 diawali dengan gelar pasukan dipimpin Kapolres AKBP Eko Suroso, Selasa (1-13/3).
Kapolres menegaskan Ops Keselamatan 2022 bertujuan meningkatkan kesadaran warga berkendara, menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan fatalitas orang meninggal dunia. Demikian pula budayakan tertib berlalu lintas dan mengedukasi masyarakat tata cara berkendara baik dan benar dengan mengedepankan prinsip keselamatan adalah kebutuhan.
Menurut Eko, tujuh poin prioritas pelanggaran menjadi target selama dua pekan operasi. Selain pengendara dibawa umur, juga pengendara tidak menggunakan helm, pengendara berboncengan lebih dari satu orang. Pengendara menggunakan ponsel, pengendara terpengaruh alkohol, dan pengendara melawan arus, serta pengemudi tidak menggunakan sabuk keselamatan.
Ops Pelaksanaan Keselamatan 2022 membudayakan tertib berkendara diatas jalan raya, meningkatkan keselamatan berkendara, dan menghilangkan segala bentuk kelalaian kita dalam berkendara. Jadi tujuannya baik dan mulia, menjaga keselamatan diri dan orang lain diatas jalan raya.
Terpisah Kasat Lantas Polres Toraja Utara AKP Agussalim menambahkan Operasi Keselamatan 2022 di kedepankan adalah fungsi Sat Lantas dan didukung oleh fungsi lain serta instansi lintas sektoral.
Menurut Aguasalim, operasi dilaksanakan di tengah pandemi Covid -19 tetap mengacu pada ketetapan Prokes covid-19.
”Kedepankan aspek himbauan Prokes, siapkan masker bagi pengendara, dan lebih penting rubah manset masyatakat kemauan berkendara lebih aman dan tertib, untuk menjadi keselamatan sebagai kebutuhan,’ tandas Agus.
Hindarilah tujuh target prioritas dari Ops Keselamatan 2022, dan ingatlah, saat anda berada di jalan raya, ada keluarga yang menunggu dirumah anda pulang selamat. (gus/C)
