BULUKUMBA, BKM — Dinkes Bulukumba dan Pemprov Sulsel mengajak media untuk ikut andil dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi dan imunisasi rutin.
Sejumlah kegiatan vaksinasi dan imunisasi bakal diselenggarakan di Indonesia dan Bulukumba khususnya. Peran media sangat menentukan kelancaran dan capaian vaksinasi seperti Covid-19 maupun imunisasi bagi anak.
Kadis Kesehatan Kabupaten Bulukumba, Hj Umrah Aswani mengatakan pertemuan media briefing tentang rutin vaksinasi Covid-19, imunisasi berbasis sekolah dan imunisasi rutin di Kafe Wow Bulukumba, Rabu (2/3).
Menurutnya pemberitaan positif dan berimbang terkait vaksinasi ataupun imunisasi sangat membantu capaian pelaksanaan di lapangan.
“Penting diberitakan bahwa vaksin itu penting, bahwa imunisasi itu dibutuhkan untuk herd immunity,” paparnya di depan puluhan jurnalis. Dia menceritakan banyaknya informasi hoaks yang beredar di masyarakat yang seharusnya tak menjadi hal menakutkan.
“Jika berita positif tentang vaksin lebih banyak dibanding hoaks di sosial media, mungkin masyarakat akan peduli dan berbondong-bondong vaksin bukan takut,” jelasnya.
Di pemaparan materi lain, Kabid Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM) Dinkes Bulukumba Hj Kasmarinda berharap masyarakat tak takut lagi mengikuti vaksin Covid-19.
Menurut Kasmarinda, pihaknya tak akan menerima warga yang ingin vaksin jika memang keadaan tidak sehat atau memiliki riwayat sakit.
“Kami malah meminta kepada masyarakat agar tidak menyembunyikan riwayat penyakit. Jika memang tidak memenuhi syarat pasti tidak divaksin,” paparnya.
Kasmarinda tak menampik adanya beberapa Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (vaksin) atau biasa disingkat KIPI. Dari data Dinkes, KIPI di Bulukumba terbilang cukup kecil yakni sebanyak enam orang.
“KIPI di Bulukumba sedikit itupun kualifikasinya tidak kausal, jadi kita harap jika sudah divaksin pulang ke rumah ada gejala lain langsung lapor ke puskesmas,” paparnya lagi.
Sementara itu Sitti Salmah yang merupakan perwakilan dari Yayasan Gaya Celebes (YGC) sebagai pendamping UNICEF juga berharap dukungan jurnalis untuk mengedukasi warga melakukan vaksinasi dan imunisasi anak di usia sekolah.
Edukasi terhadap warga dan orang tua peserta didik sangat penting untuk capaian vaksin atau imunisasi ke depan.
“Kami hanya memfasilitasi Dinkes untuk melakukan kegiatan ini, untuk pelaksanaan di lapangan sendiri, Dinkeslah yang banyak berperan untuk melakukan vaksinasi terhadap masyarakat dan anak usia sekolah,” ungkapnya.
Menurutnya, hak kesehatan anak merupakan salah satu hak anak yang harus mendapat perhatian oleh jurnalis. Media, khususnya di Bulukumba juga harus hadir untuk memastikan pemenuhan hak anak tersebut. Ikut membantu penyebaran informasi positif tentang manfaat imunisasi bagi anak bentuk support yang patut diapresiasi. (min/C)
