MAKASSAR, BKM–Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin memompa semangat kader dan pengurus PKB se Sulawesi dan Kalimantan dalam acara bertajuk Rapat Koordinasi (Rakor) PKB se Sulawesi dan Kalimantan di Kota Makassar, Rabu (2/3).
Muhaimin menyebut PKB memiliki potensi besar sebagai sebuah partai politik yang lahir dan tumbuh menjadi partai besar lantaran memiliki suara yang bersumber dari arus bawah dan arus atas sekaligus.
“PKB ini punya basis pendukung bukan hanya dari atas, tapi juga pendukung dari bawah. Kalau sahabat-sahabat tahu lahirnya sebuah teori induksi dan deduksi, teori muncul dari yang sudah dipraktekkan dari atas, tapi yang ada juga teori yang muncul dipraktikkan dan berkembang dari arus bawah,”jelas Muhaimin.
Dengan modal suara basis atas dan bawah yang kuat itu, Muhaimin menyebut PKB hingga kini bisa tetap eksis dan punya daya keberlangsungan yang kokoh dan efektif dalam kancah perpolitikan nasional.
“Banyak subjek politik dan tokoh politik yang hanya punya kekuatan atas saja, sehingga politik hanya digunakan untuk kepentingam dirinya. Tetapi kita PKB karena berangkat dari suara bawah dan juga tumbuh dari atas makanya kita tetap kuat dan dikontrol oleh akar rumput,”jelas bakal calon Presiden ini.
Ketua DPW PKB se Sulawesi dan Kalimantan dan seluruh anggota FPKB DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota menyatakan kebulatan tekad untuk berjuang keras memenangkan PKB sekaligus mewujudkan cita-cita besar menjadikan Muhaimin sebagai Presiden RI tahun 2024.
“Dari Timur Indonesia, tempat terbitnya matahari, kami menyatakan kebulatan tekad mendukung Gus Muhaimin untuk maju sebagai calon Presiden 2024. Bentuk dukungan tersebut kami ejawantahkan dalam praktik politik sehari-hari dengan memperkenalkan Gus Muhaimin secara massif ke rakyat,” kata Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad didampingi Ketua DPW PKB se Sulawesi dan Kalimantan.
Ditempat terpisah, Muhaimin juga menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) wilayah Sulawesi Selatan.
“Karena ada kader yang baik, berpengalaman, maka kita promosikan dan dukung Gus Muhaimin menjadi calon Presiden. Ya kita distibusikan kader sesuai maqomnya. Saya kira ini penting sekaligus membuka peluang bagi kader yang lain untuk lebih semangat,”ujar Ketua IKA PMII Sulsel, Prof. Dr. H. Abdul Kadir Ahmad, MS.
Menurut Kadir, distribusi kader ke setiap sektor adalah tugas dari IKA-PMII, tak terkecuali pada sektor Kepresidenan. Ia berharap Muhaimin dapat menduduki kursi Presiden agar menjadi pelecut semangat kader untuk terus berkontribusi bagi bangsa, agama dan negara.
“Makanya kita sangat berharap kader-kader PMII nanti tidak hanya di satu tempat, satu instansi saja. Tapi kita dorong di banyak instansi. Kalau cuma di satu instansi itu gesekan-gesekan rawan sekali terjadi,” kata Kadir.
Pengurus PB IKA-PMII Yunus Razak yang mewakili Ketum PB IKPMII Ahmad Muqowam menyebut Muswil tersebut adalah sarana konsolidasi memperkuat peran setiap kader PMII dalam menjaga dan melestarikan nilai Ahlussunnah Wal Jemaah.
“Muswil ini adalah momentum konsolidasi untuk memperkuat peran kita dalam menegakkan perjuangan menjaga Aswaja,” kata Yunus.
Muswil tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, antara lain Rais Syuriah PWNU Sulsel Anre Gurutta KH. Prof Najamuddin, Mustasyar PBNU dan Rais SuriyH PCNU Makassar Anre Gurutta KH. Dr. Baharuddin HS, Pimpinan Pondok Pesantren MDIA Bontoala Makassar Anre Gurutta KH. Muhtalib.
Juga hadir Rektor UNM Prof Husain Syam, Ketua Yayasan wakaf UMI Prof Dr. Muhtar Nurjaya, dan Wakil Rektor 2 UIN Alauddin Makassar Prof Dr. Wahyuddin Naro, M.Hum. (rif)
