MAKASSAR,BKM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, mengingatkan Pemerintah Kota Makassar untuk fokus untuk menuntaskan banyaknya pembangunan fisik yang sudah terbengkalai dua tahun belakangan ini.
Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Makassar, Hamzah Hamid, menegaskan, harusnya pemerintah kota berkeliling melihat bagaimana kondisi kota yang mulai bermasalah, seperti jalan berlubang, penggalian kiri kanan yang merusak, hingga drainase tersumbat menyebabkaan banjir.
“Sudah lama warga kita sabar melihat dan merasakan tidak ada perbaikan kota karena pandemi ini. Tapi inikan sudah ada anggaran, dan pemerintah selalu pamer bisa bangun ini itu, sedangkan jalan, drainase tidak ada kita lihat,” ungkapnya, Minggu (6/3).
Lanjut Legislato Fraksi PAN Makassar ini menegaskan, selama dua tahun terakhir, Makassar vakum dari pembangunan fisik. Banyak jalan-jalan lingkungan yang rusak. Banyak pula program drainase yang tertunda.
“Seharusnya dana yang disiapkan untuk pembangunan stadion dialihkan saja ke pembenahan infrastruktur kota. Juga memaksimalkan fasum dan fasus yang ada. Jangan terlalu berfokus hal hal yang tak jelas, sementara masih banyak tugas-tugas yang terpending selama dua tahun pandemi covid yang harus diselesaikan,” tambahnya.
Begitupun yang dikatakan, anggota Komisi A DPRD Makassar, Hj Apiaty Kamaluddin. Ia mengaku warga saat ini kesulitan mendapatkan perbaikan pembangunan fisik. Pemkot juga harus memperbanyak sarana olahraga atau sarana bermain untuk warga yang berbasis kelurahan atau bahkan RT-RW.
“Kita tidak mendapatkan perbaikan sejumlah infrakstruktur, mulai sarana dan prasarana. Kejahatan ada dimana-mana karena kurangnya penerangan jalan, CCTV, jalan rusak dimana-mana dan drainase tidak ada perbaikan. Kasihan sekali, harusnya perlu diselesaikan cepat setiap keluhan warga kota,” tuturnya. (ita)
