MAMUJU TENGAH, BKM — Semburan lumpur kejutkan warga Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat. Peristiwa itu terjadi saat pemilik rumah, Alimuddin (54) melakukan pengeboran sumur (Sumur Bor) di sekitar rumahnya.
Seketika, Alimuddin merasa kaget dan melaporkan peristiwa itu di Mapolres Mamuju Tengah.
“Saya sementara kerja rumah, tiba-tiba saya dengar bunyi dan saya lari keluar langsung melihat air dan lumpur, saya langsung ke Polres,” kata Alimuddin pada media, Sabtu (5/3).
Peristiwa semburan lumpur di Desa Tobadak, dibenarkan Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Argo Pongky Atmojo. Pengeboran hingga mengeluarkan semburan lumpur dilakukan warga kata dia, tak jauh dari Mapolres Mateng.
“Iya hari ini ada pengeboran dilakukan warga di dekat Polres Mateng mengakibatkan semburan lumpur,” katanya.
Kejadian tersebut mengakibatkan luapan lumpur hingga mencapai dua meter. Peristiwa itu sempat membuat panik warga setempat, Alimuddin (54) yang sedang melakukan pengeboran untuk air bersih.
Dikatakan, penyebat kejadian tersebut belum dapat diketahui pasti.
“Kita belum ketahui pasti apa penyebabnya. Kami dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Argo kepada BKM via telepon, Sabtu (5 /3).
Dikatakan, dugaan sementara, kemungkinan yang melakukan pengeboran terlalu dalam dan kondisi tanah gambut hingga mengeluarkan gas.
“Mungkin terlalu dalam, jadi mengeluarkan gas. Apalagi tanahnya gambut,” ujar Argo.
Dirinya berharap masyarakat tidak panik atas peristiwa itu, sebab hal serupa bukan kali pertama terjadi di Mateng. “Masyarakat tidak perlu panik, air dan lumpurnya juga sudah berenti,” pungkasnya. (zul/C)
