MAKALE, BKM — Oknum anggota DPRD Tana Toraja, Randan Patong Sampetoding mengambil paksa bantuan traktor kepada kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja, Minggu (6/3).
Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Tana Toraja, Sumedi mengatakan saat menggambil paksa traktor, oknum legislator tersebut datang membawa serta kelompok tani binaanya.
Padahal menurut Kabid, seluruh kelompok tani diminta bersabar. Karena pihaknya masih melakukan verifikasi siapa-siapa yang memenuhi syarat sebagai penerima bantuan dan mana yang tidak. Olehnya itu Sumedi mengaku heran tiba-tiba oknum legislator tersebut datang mengambil secara paksa.
”Beginilah suka dukanya melayani masyarakat, meskipun ada syarat harus dipenuhi oleh kelompok tani selaku penerima bantuan tapi mereka sepertinya tidak berkenan mematuhinya,” ujar Sumedi.
Sumedi menambahkan terlambatnya penyaluran bantuan lantaran proses verivikasi kelompok tani dilakukan secara hati-hati agar bantuan bisa tepat sasaran. Dari 13 orang petani yang datang bersama oknum legislator tersebut tidak semuanya memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.
”SK-nya sudah ada dan segera disalurkan sesuai hasil verifikasi yang kami lakukan tapi tiba-tiba anggota dewan datang dan mengambil paksa 13 unit traktor menggunakan mobil truk. Kini tersisa 35 unit akan disalurkan sesuai SK, ”ujar Sumedi.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan oknum anggota dewan tersebut kesal sebab bantuan traktor tak kunjung disalurkan. Padahal, sudah dianggarkan tahun anggaran 2021 lalu. Namun bantuan traktor tersebut tidak kunjung disalurkan.
”Saya datang bersama kelompok tani mengambil traktor. Sudah terlalu lama traktor bertumpuk di Dinas Pertanian, bahkan kondisinya mulai rusak. Bahkan beberapa diantaranya gas dan kopling rusak tanpa perawatan,’ katanya. (gus/C)

