MAROS, BKM–Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir baru-baru ini telah mengunjungi dua desa di Kecamatan Simbang pada reses masa sidang II, Desa Simbang dan juga Desa Jenetaesa.
Pada titik kedua, Patarai mengunjungi konstituennya di Desa Jenetaesa, Dusun Parangtinggia.
Hasilnya, kata Politikus Golkar itu, cukup banyak aduan masyarakat yang dia terima.
“Ada banyak aduan yang disampaikan oleh masyarakat. Umumnya menyangkut masalah pendidikan, pertanian, dan infrastruktur,” katanya.
Patarai mengatakan reses ini dilakukan sebagai ajang silaturahmi sekaligus untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Tugas saya di DPRD itu sebagai penyambung lidah masyarakat , makanya hari ini saya ingin pulang dari tempat ini dengan membawa aspirasi masyarakat ke kantor untuk saya sampaikan ke pemerintah daerah,”ungkapnya.
Dahlan, salah seorang warga saat menghadiri reses melontarkan keluhan mengenai drainase di daerah Parangtinggi
“Genangan setiap saat jadi masalah, kami takut kebanjiran,”ujar Dahlan.
Tak hanya itu ia juga meminta jembatan penghubungan antara Sampakan dan Jenetaesa.
Hasmira juga mengunggkapkan kegelisahan terkait minimnya lampu jalan.
“Biasanya kami takut untuk keluar ketika malam hari meskipun ada kepentingan, karna di jalan gelap sekali,” katanya.
Merespons keluhan konstituennya, Patarai berjanji akan memanggil pihak terkait mengenai hal tersebut.
“Untuk masalah jembatan sudah langsung saya teruskan keluhatan ini ke Dinas Pekerjaan Umum untuk dianggarkan secepatnya,” ungkapnya.
Mengenai penerangan jalan, pria asal Mallawa itu mengatakan cukup menjadi keluhan di masyarakat.
“Setiap reses lampu jalan memang cukup banyak dikeluhkan oleh masyarakat,”ungkapnya.
Diapun menilai dengan dimaksimalkannya penerangan jalan maka akan mengurangi tingkat kejahatan.
“Misalnya peredaran narkoba bisa berkurang, pemaikai narkoba juga dicegah,” tutupnya.(ari/rif/c)
