pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Langkah Dinas Swakelolah Proyek Talud Disorot

MAMUJU, BKM — Pengerjaan sejumlah proyek di Dinas PUPR Kabupaten Mamuju perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Pasalnya, beberapa kegiatan seperti, pengerjaan pembangunan talud serta pengerukan sedimen yang menggunakan dana APBD sebanyak Rp 1,2 miliyar dikerjakan secara swakelolah oleh pihak Dinas PUPR Mamuju.

Sehingga Kantor Dinas PUPR dibawah naungan Pemkab Mamuju diduga telah mengubah pola sistem terutama paket pengadaan barang dan jasa yang dulu dilakukan dengan metode pengadaan langsung atau penunjukkan langsung dijadikan swakelola, dengan alasan emergency.
Menurut AR salah seorang sumber yang juga seorang rekanan yang meminta namanya tak ditulis mengakui mungkin saja supaya tidak terbaca terkait feenya oleh BPK, BPKP, APH maupun KPK.
”Ada dugaan kuat justru swakelola lebih besar untungnya daripada penunjukkan langsung (PL),” katanya.
Menurut AR bahwa kenapa tidak dikontraktualkan saja kegiatan tersebut, apa lagi kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang menggunakan dana melebihi Rp 1 miliyar yang secara aturan wajib dilelang atau dikontraktualkan.
Sementara Wakil Ketua GAPENSI, Hasrat Lukman ketika dikonfirmasi BKM terkait persoalan tersebut menyayangkan kejadian yang terjadi.

”Kalau misalnya betul itu dilakukan oleh Dinas PUPR apa lagi secara swakelolah dinas maka itu wajib dilakukan penyelusuran karena itu sudah melanggar,” bebernya.
Karena menurut Hasrat bahwa swakelolah itu bisa dilakukan kalau dilakukan oleh kelompok masyarakat, bukan dinas. Ada aturan yang harus dipahami bahwa setiap kebijakan harus sesuai dengan juknis dan aturan yang ada apa lagi kan banyak kontraktor lokal yang bisa.
“Berdayakanlah kontraktor lokal, jangan juga pejabat merangkap jadi kontraktor juga, bagi-bagi tugaslah,” sindir Hasrat.

Sementara itu Kabid PSDA Dinas PUPR Kabupaten Mamuju Surasman mengakui bahwa kegiatan tersebut dilakukan secara swakelolah oleh dinas.
Surasman mengatakan bahwa hal tersebut diakukan berdasarkan persoalan emergency waktu agar mampu bermanfaat dan menaggulangi banjir ketika waktu curah hujan tinggi.
“Ada persolan emergency sehingga dilakukan secara swakelolah dinas,” ungkapnya. (zul/C)



×


Langkah Dinas Swakelolah Proyek Talud Disorot

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link