Site icon Berita Kota Makassar

Cuaca Buruk Pengaruhi Naiknya Kebutuhan Pokok

MAKASSAR, BKM — Cuaca Buruk disebut-sebut sebagai salah satu faktor utama yang menyebabkan sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Arlin Ariesta, mengatakan, cuaca buruk yang masih terjadi hingga saat ini, mengakibatkan terjadi gagal panen sehingga produksi sejumlah komoditas pertanian di daerah penghasil mengalami penurunan.
Kurangnya pasokan di pasaran menyebabkan harga komoditas mengalami kenaikan, seperti cabai rawit.
“Produksinya (cabai rawit) yang sangat-sangat menurun, terpengaruh sama cuaca, karena hujan.
Padahal sempat turun 24 Februari lalu, tapi dari 28 Februari mulai naik lagi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Rabu (9/2).
Terpantau di pasaran, saat ini dijual hingga Rp70 ribu per kilogram. Padahal harganya sempat turun dua pekan lalu ke harga Rp50 ribu per kilogram.

Dia menjelaskan, pasokan cabai di Makassar berasal dari beberapa kabupaten di Sulsel terutama dari Enrekang dan Gowa, yang kemudian pasokannya masuk ke Pasar Terong Makassar.
Kedua kabupaten ini dikatakannya sering terjadi hujan sejak pekan lalu.
Olehnya, pemerintah tengah alternatif sumber produksi di daerah lainnya
Arlin mengaku itu perlu dilakukan agar kenaikan tidak terus terjadi hingga ramadan mendatang.
“Kita berupaya mencari sumber-sumber produksi, tempat-tempat lain untuk menyuplai. Ketika butuh interfensi kebijakan, pertama dibahas oleh Tim Pengendali Inflasi, langkah-langkah intervensinya dalam rangka menekan fluktuasi harga tersebut. Jadi kita senantiasa memantau,” jelasnya.

Selain cabai rawit, beberapa komoditi di Makassar juga mengalami kenaikan harga.
Berdasarkan data hasil pantauan yang diterima dari Dinas Perdagangan Makassar, lonjakan juga terjadi pada komoditas seperti bawang merah.
Bawang merah kini dijual Rp40.000, padahal pekan sebelumnya hanya berkisar Rp35.000 ribu/kg.
Khusus minyak goreng curah, kini dijual Rp20.000 dan bentuk kemasan Rp22.000 ribu/liter. (rhm)

Exit mobile version