PATTALASSANG, BKM.COM–Pemerintah Kabupaten Gowa telah menginstruksikan ke seluruh tim kesehatan untuk memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi ke masyarakat, warga lanjut usia (Lansia) serta siswa SD umur 6 sampai 11 tahun. Hal ini dilakukan untuk mencapai target 100 persen vaksinasi di Kabupaten Gowa.
Olehnya itu, untuk memaksimalkan kerja kerja dalam program giat vaksinasi, tim kesehatan dari Puskesmas Pattalassang, turun langsung ke sejumlah titik vaksinasi seperti di lingkungan warga, ke pelaku usaha hingga ke sekolah sekolah seperti di SD Inpres Japing, baru baru ini.
Selain itu, tim kesehatan dari Puskesmas Pattalassang, juga memaksimalkan turun ke rumah rumah warga atau door to door pada malam hari.
Ini dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi ke warga yang pada pagi dan siang hari sibuk beraktivitas di luar rumah.
Kepala Puskesmas Pattallassang, Kartikasari Masting,S.ST,M.Kes, mengatakan, kegiatan vaksin malam hari sasarannya ke warga yang beraktivitas di pagi dan siang hari. Termasuk ke pelaku usaha.
“Kami mendapat beberapa penjual sari laut yang baru vaksin pertama dan para pekerja yang tidak berada di rumah di saat siang hari. Ini kita lakukan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Pattalassang,”jelas Kartikasari, Kamis (10/3).
Kartikasari menambahkan, vaksinasi dilakukan untuk mempercepat pencapaian pemenuhan vaksinasi bagi masyarakat agar dapat terhindar dari covid 19 dan varian baru omicron.
“Pelayanan dilakukan oleh tim untuk menyisir masyarakat yang belum vaksin dan permintaan dari masyarakat yang beraktivitas penuh di siang hari. Mereka meminta dapat dilayani di rumahnya di malam hari,”tegasnya.
Lebih jauh, Kapus Pattalassang juga meminta terima kasih kepada semua pihak, termasuk dari Kecamatan Pattalassang, kepala desa, kepala dusun, personel TNI dan Polri serta masyarakat yang saling bahu membahu serta mendukung kelancaran pelaksanaan vaksinasi di wilayah Pattalassang.
“Kesuksesan dan kelancaran pelaksanaan vaksinasi semuanya karena dukungan aparat pemerintah kecamatan, desa, dusun, TNI dan Polri yang ikut membantu tenaga kesehatan agar pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar. Termasuk kesadaran masyarakat untuk ikut vaksin demi memutus mata rantai penyebaran virus covid-19,”tutup Kartikasari.(war)

