MAKASSAR, BKM.COM–Badan Pengawas Pemilu Bawaslu Sulsel menandatangani naskah kerjasama dengan Institut Bisnis dan Keuangan Nitro Fajar, STIE Bongaya dan Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulselbar.
Penandatanganan ini berlangsung Sabtu (12/3/2022) di ruang sidang Nur Muthmainnah Bawaslu Sulsel oleh masing-masing; Ketua Bawaslu Sulsel H.L. Arumahi, Rektor Institut Bisnis dan Keuangan Nitro DR.H.Moh.Hatta Alwi Hamu,SE,MSi, Ketua STIE Bongaya DR. Mappamiring P.M.Si dan Ketua Umum Badko HMI Sulselbar A.Ikram Rifqi.
Hadir dalam acara ini unsur pimpinan Institut Bisnis dan Keuangan Nitro, STIE Bongaya, Pengurus Badko HMI, anggota Bawaslu Asradi,SE.MH, Hasmaniar SP.MH, Kasek Bawaslu Sulsel DR Jalaluddin dan sejumlah staf.
HL Arumahi sebelum penandatanganan menjelaskan, Pemilu sebagai perwujudan kedaulatan rakyat tidak cukup hanya diawasi oleh Bawaslu dan jajarannya yg terbatas jumlahnya tetapi membutuhkan partisipasi masyarakat.
“Oleh karena itu Bawaslu perlu kerjasama multi pihak termasuk perguruan tinggi dan Ormas melalui program pengawasan partisipatif” ujar Arumahi.
Selain itu, kerjasama ini juga untuk pelaksanaan KKN Tematik, Mahasiswa Praktik Lapangan, Penelitian dan pengabdian masyarakat dan peningkatan SDM pengawas Pemilu.
Rektor Institut Bisnis dan Keuangan Nitro H.M.Hatta Alwi Hamu mengapresiasi kerjasama sehingga mahasiswa ikut serta mengawasi jalannya Pemilu maupun Pilkada.
Sedangkan Ketua STIE Bongaya DR. Mappamiring bersedia menfasilitasi dengan mengumpulkan mahasiswa untuk mengikuti sosoalisasi tentang pengawasan Pemilu dan bersedia melakukan penelitia bersama.
Begitu juga Iqram Rifki menyampaikan kesediaan anggota HMI untuk mendukung kegiatan Bawaslu hingga di kabupaten/kota se Sulselbar.
Acara ini ditandai dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama.(*)
