Site icon Berita Kota Makassar

Budiman Dilantik Jadi Mustasyar NU

MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, H Budiman dilantik sebagai Mustasyar bersama dengan para Pengurus Cabang NU Kabupaten Luwu Timur di Aula Kantor Kecamatan Tomoni, Sabtu (12/3).
Pengurus NU Lutim masa khidmat 2021-2026 tersebut dilantik oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulsel KH Hamzah Harun.
Selain bupati, dalam jabatan Mustasyar ini, juga ada Kepala Kemenag Lutim, H. Misbah, Kepala KUA Malili, Hh. Abdul Hafid, selain itu terdapat juga nama-nama anggota DPRD Lutim, diantaranya H Sarkawi A. Hamid, Aris Situmorang, dan Tugiat.
Mustasyar merupakan penasihat bagi pengurus organisasi Nahdlatul Ulama. Jabatan itu tersebar di Pengurus Besar, Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, Pengurus Cabang Istimewa luar negeri, Pengurus Majelis Wakil Cabang, hingga Pengurus Ranting NU. Setiap tingkat kepengurusan NU memiliki beberapa orang Mustasyar.

Mustasyar berwenang menyelenggarakan rapat internal yang dipandang perlu. Selain itu, Mustasyar juga bertugas memberikan nasihat, baik diminta atau tidak, secara perseorangan maupun kolektif kepada pengurus.
Ketua Tanfidziyah PWNU Sulsel KH Hamzah Harun mengucapkan dari sekian banyak program NU, fokus utama ialah yang pertama, bagaimana menentaskan kemiskinan.
“Bagaimana kita menetaskan kemiskinan, ialah tentu kita dorong masyarakat di sekitar kita untuk bisa membenahi SDM masing-masing. Yang kedua ialah tebarkan kebajikan, dan yang terakhir ialah programkan bagaimana kita bisa menjadi penyejuk ditengah-tengah masyarakat, damaikan seluruh orang yang bertikai. Itulah fungsi Nahdlatul Ulama,” kata KH. Hamzah Harun.

“Mudah-mudahan kedepan, program-program NU bisa membumi, bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat yang ada disekitar kita,” harapnya.
Sementara Bupati Luwu Timur, H. Budiman atas nama Jajaran Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Luwu Timur, mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Pengurus Cabang NU Kabupaten Luwu Timur.
“Saya berharap kepada PCNU yang baru dilantik agar menjadi penyambung lidah antara pemerintah dan masyarakat,” kata Budiman. (rls)

Exit mobile version