Site icon Berita Kota Makassar

Kemensos Sumbang Korban Banjir

BARRU, BKM– Korban banjir di Kecamatan Mallusetasi menerima bantuan dari Kementerian Sosial senilai Rp 960 juta. Bantuan berupa logistik ini diserahkan Direktur Perlindungan Bencana Alam Kemensos, di Kantor Kelurahan Bojo Baru baru-baru ini.
Penyerahan bantuan untuk korban banjir dilakukan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam( PSKBA) Kemensos, Ian Kusmadiana mewakili Menteri Sosial Rismaharini yang berhalangan hadir karena mendadak menghadiri rapat di Istana Negara.
Penyerahan bantuan dihadiri Anggota Komisi VIII Samsu Niang, anggota Komisi IX DPR RI Hj Hasnah Syam, Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah III Dewi Suhartina, Bupati Barru Suardi Saleh, anggota DPRD Barru Rusdi Cara, Kapolres Barru, Sekkab Abustan dan sejumlah pejabat Pemkab lainnya.
Sebelum diserahkan bantuan korban banjir. Bupati Barru Suardi Saleh melaporkan wilayah yang terdampak banjir di kecamatan Mallusetasi.

“Pemkab berterima kasih atas perhatian Kemensos yang bertindak cepat dan tanggap dalam memberikan bantuan logistik kepada warganya yang terdampak banjir,” kata Suardi.
Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam( PSKBA) Kemensos, Ian Kusmadiana menyatakan Ibu Menteri Sosial yang awalnya diagendakan menyerahkan bantuan ini kepada korban banjir, memohon maaf karena tidak sempat hadir dan kepada saya diberikan amanah untuk bertemu langsung dengan korban banjir.
“Bantuan logistik ini diharapkan bermanfaat dalam membantu para korban bencana banjir. Saat ini cuaca ekstrim terjadi dibeberapa tempat di Indonesia dan Kemensos selalu hadir dan respek terhadap para korban yang tertimpa bencana,” ucap Ian.

Anggota Komisi VIII DPR RI Samsu Niang menilai pihaknya sebagai mitra Kemensos mengaku sangat respek dengan langkah Menteri Sosial yang selalu bertindak cepat dalam setiap peristiwa bencana alam dinegeri ini.
“Kami sebagai perwakilan lembaga legislasi berterima kasih dengan kemitraan dari.Kemensos yang sangat tanggap dalam memberikan bantuan kepada korban bencana alam,” tandas Samsu Niang. (udi/C)

Exit mobile version