BULUKUMBA, BKM — Perburuan hama babi kembali dilaksanakan Tim Pemburu Babi Bulukumba. Kali ini wilayah yang menjadi sasaran perburuan adalah Desa Bontomanai Kecamatan Rilau Ale baru-baru ini.
Meski cuaca hujan mengguyur sepanjang hari, tidak menyurutkan semangat para tim pemburu babi melakukan perburuan. Kegiatan memburu babi ini baru kembali dilaksanakan setelah tiga pekan sempat tertunda.
Kabid Pemerintahan Thaiyeb Maningkasi mengatakan memburu babi akan terus dilakukan dengan terus mengajak warga untuk berpartisipasi agar hama babi yang merusak pertanian warga semakin diminimalisir.
“Alhamdulillah, hari ini 18 ekor babi di Desa Bontomanai berhasil dibasmi berkat kerjasama tim, masyarakat dan pemerintah setempat,” imbuh Thaiyeb.
Program pemberantasan hama babi oleh Pemkab Bulukumba yang dinahkodahi Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wabup Andi Edy Manaf merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi hasil pertanian dan perkebunan. Kegiatan perburuan babi ini sudah dimulai sejak lima bulan yang lalu.
Perburuan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kebersamaan dan gotong royong warga Bulukumba untuk bersama-sama memberantas hama babi, oleh karena hama babi ini menjadi sangat mengganggu dan merugikan masyarakat.
Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf mencanangkan program perburuan ini lantaran penggunaan racun Sianida belum mendapat izin dari pihak Polri.
Di sisi lain, cara lazim dengan menggunakan perangkap listrik juga tak dianjurkan karena kerap membahayakan warga dan menelan korban jiwa. (min/C)
