MAKASSAR, BKM — Sekitar 50-an pensiunan PDAM Makassar mendatangi kantor perusahaan daerah milik Pemkot Makassar itu, Selasa (15/3).
Mereka ingin mempertanyakan kembali kejelasan pembayaran hak-hak dana pensiunan yang belum menerima manfaat asuransi sejak 2019 hingga sekarang.
Salah seorang pensiunan PDAM Makassar, Narti, menjelaskan, mereka sebenarnya ingin menemui jajaran direksi secara langsung. Namun sayang, setelah menunggu selama beberapa jam, mereka terpaksa pulang karena tak satupun direksi yang berada di kantor.
“Informasi yang kami peroleh, mereka sedang mengikuti rakorsus di Hotel Four Point,” kata Narti.
Dia mengatakan, hingga saat ini belum ada solusi atau titik terang yang ditawarkan oleh manajemen, khusus jajaran direksi PDAM.
Di kantor PDAM, sejumlah pensiunan mengatakan, awal Maret lalu, salah satu Pj Direksi PDAM Beni Iskandar menemui para pensiunan untuk berdiskusi untuk membahas persoalan tersebut.
“Kami dijanji paling lambat tanggal 15 Maret ini ada solusi yang akan ditawarkan,” ungkap salah satu pensiunan.
Dikonfirmasi terpisah, Humas PDAM Makassar, Djufri, menjelaskan, pihak direksi memang pernah bertemu dengan perwakilan para pensiunan tersebut di awal Maret lalu.
Memang disampaikan pada mereka, diupayakan agar tanggal 15 Maret sudah ada solusi yang ditawarkan. Namun sayang, para pensiunan PDAM tidak bertemu dengan jajaran direksi karena bertepatan dengan Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemkot Makassar di Four Poin.
Dia melanjutkan, sebenarnya saat pertemuan antara salah satu Pj Direksi Beni Iskandar dengan pensiunan PDAM, sudah disampaikan nanti diinformasikan jika sudah ada komunikasi dengan pihak AJB Bumi Putera.
“Jangan sampai nanti ada kesan lagi kalau kami menghindari kedatangan pada pensiunan PDAM. Padahal tidak begitu. Karena ada semua unsur pimpinan di acara Rakorsus,” jelas Idris.
Dia menekankan, Pj Direksi Beni Iskandar rencana akan mempertemukan langsung para pensiunan PDAM dengan pimpinan AJB Bumi Putera.
“Jadi kita akan berkoordinasi dulu dengan AJB Bumi Putera untuk dipertemukan langsung dengan pensiunan PDAM agar ada titik temu dimana akar masalahnya. Persoalan ini juga tidak bisa dibiarkan lama karena setiap bulan ada karyawan yang pensiun sehingga beban akan semakin besar,” tambah Idris.
Dia pun meminta kepada pensiunan PDAM untuk bersabar dulu sambil menunggu informasi kapan akan dipertemukan dengan pihak AJB Bumiputera. (rhm)
