Site icon Berita Kota Makassar

Pelaku Tawuran Jaga Keamanan Makassar

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 120 anak yang terdeteksi sering tawuran dirangkul Pemkot Makassar dalam wadah Batalyon 120 Makassar. Mereka ditugaskan untuk menjaga kota ini tetap aman, tertib, dan Kondusif.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Danny Pomanto, mengatakan, organisasi Batalyon 120 Makassar harus membuktikan jati dirinya sebagai garda terdepan dalam menjaga Kota Makassar.
Danny berjanji bersama Kapolda Sulsel sebagai dewan pembina, untuk menggali seluruh potensi yang ada pada Batalyon 120 sehingga produksi ke arah yang positif.
“Seluruh potensi pada Batalyon 120 akan kita gali bersama. Insya Allah dibawah bimbingan Pak Kapolda serta dewan pembina, anak anak yang sering tawuran kita bimbing mereka jadi produktif,” ucap Danny.
Danny menambahkan, selama ini anak-anak yang berasal dari lorong tidak tersentuh dan sama sekali kurang mendapat perhatian. Sehingga mereka perlu dibimbing agar menjadi kebanggaan keluarga dan mempunyai keterampilan.
Pemkot Makassar menyiapkan program untuk Batalyon 120, bekerjasama dengan beberapa stakeholder terkait. Diantaranya menjadi pasukan khusus di Dinas Pemadam Kebakaran. Ada juga desentralisasi perparkiran.

Selain itu, Danny juga memerintahkan Dinas Pendidikan untuk mengikutsertakan anggota Batalyon 120 yang belum mengantongi ijazah untuk ikut paket C.
“Pemkot akan bekerjasama menyiapkan program program untuk itu, ada pasukan khusus untuk Damkar, desentralisasi perparkiran untuk batalyon 120. Saya juga perintahkan kadis pendidikan untuk memberikan pendampingan kepada anak anak yang mau ikut paket C hingga lulus dan mendapatkan ijazah,” tutur Danny.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol Nana Sujana, berharap keterlibatan Batalyon 120 dalam percepatan vaksinasi di Kota Makassar.

“Percepatan vaksinasi sangat penting. Saya minta gelorakan betul percepatan vaksinasi, ajak saudara saudara kita yang sudah vaksinasi satu kali segera melaksanakan dua kali, begitupun vaksin yang ketiga yakni Booster,” ujar kapolda.
Sebagai penanggung jawab kapolda berharap Batalyon 120 dapat menjaga Makassar yang selama ini dikenal sering terjadi konflik perang antar kelompok, adanya pelaku pembusuran menjadi kota tertib yang nyaman dan kondusif.
“Kota Makassar harus lebih baik ke depan. Jadikan Kota Makassar yang nyaman, semakin besar. Jadikan Makassar kota nomor 1 di Indonesia. Pembangunan tanpa didasari rasa aman tidak akan mungkin terjadi,” jelas kapolda.
Saat melakukan pengukuhan Batalyon 120 yang digelar belum lama ini, juga dilakukan pemusnahan senjata tajam jenis busur dan badik sebagai deklarasi simbolis Makassar aman. (rhm)

Exit mobile version