ENREKANG,BKM.COM–Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021,meski masih berada dimasa Pandemi Covid-19.Laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Enrekang bergerak tajam dari 1,25 persen pada tahun 2020 menjadi 6,36 persen pada tahun 2021 lalu.
Hal ini tidak terlepas dari peran Bupati dan wakil bupati Enrekang,H Muslimin Bando dan Asman (MBA) dalam mengelolah daerahnya setelah terpuruk akibat Pandemi Covid-19.
Dengan capaian ini,pertumbuhan ekonomi kabupaten Enrekang yang berda pada urutan ke-empat terbaik dari 24 kabupaten di Sulsel.Disusul Wajo dengan capaian 6,77 persen dengan peringkat tiga.Disusul peringkat dua Gowa dengan capaian 7,26 persen dan peringkat satu Bantaeng capaian 8,86 persen.
Menanggapi hal tersebut ketua Fraksi NasDem kabupaten Enrekang,Umar SH menyampaikan apresiasi kepada pemerintah setempat yang motori oleh MBA yang mampu meningkatkan laju pertumbuhan perekonomi melejit pesat dimasa Pandemi Covid-19.
“Kita apresiasi dan ini salah-satu bukti menujukan keberhasilan kerja-kerja bupati dan wakil bupati Enrekang bapak H Muslimin Bando dan Asman dibidang Ekonomi.Artinya program-program perekonomian dalm rangka mengakselerasi ekonomi di kabupaten Enrekang,”kata Umar dibalik telpon genggamnya,Kamis (17/03/2022).
Menurutnya,apalagi dimasa kondisi Pandemi Covid-19 yang sedang mewabah ini MBA mampu melakukan terobosan-terobosan dan inovasi-inovasi dalam rangka memulihkan ekonomi untuk peningkatan ekonomi masyarakat kabupaten Enrekang.
Dengan capaian itu,Lgislator NasDem Enrekang ini berharap pemerintah setempat mempertahankan capaian tersebut dan lkalau bisa agar ditingkatkan lagi.
“Kita patut mengapresiasi dan mendorong pemkab enrekang untuk mempertahankan prestasi itu dan kalau bisa ditingkat lagi,”harap Umar.
Sebelumnya,kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Enrekang,Syamsudin mengatakan berkat dari kebijakan pemerintah setempat yang motori oleh H Muslimin Bando dan Asman bisa mengembalikan kondisi tersebut secara cepat dimasa Pandemi Covid-19.
“Ini kita bersyukur dan menggambrkan bahwa ekonomi kita sudah mulai pulih di Enrekang,”kata Syamsudin di Enrekang,Jumat (11/03/2022).
Menurutnya,ada berbagai hal yang dilakukan pemerintah setempat untuk memulihkan ekonomi selama Pandemi Covid-19,diantaranya pemberdayaan ekonomi masyarakat disektor pertanian dan juga kebijakan pemulihan ekonomi lainya,termasuk investasi dibidang infrastruktur sehingga ini mempunyai dampak yang besar kepada peronomian kabupaten Enrekang.
“Upaya-upaya kebijakan pemerintah untuk memulihkan ekonomi daerah maupun secara Nasional kita coba iterpensi dan tindak lantjutu kibijakan-kebijakan pemerintah Pusat ke daerah.Alhamdulillah dengan kebijakan tersebut pertumbuhan ekonomi kita loncat dari 1,25 persen menjadi 6,36 persen,”ujarnya.
Ia mengatakan,ada tiga sektor yang berkonribusi besar kepada perekonomian di Enrekang selama masa Pandemi Covid-19,yakni sektor pertanian,industri pegolahan dan sektor konruksi.
“Akumulasi ketiga sektor ini mempunyai dampak besar pertumbuhan ekonomi daerah kita tahun 2021 6,36 persen ,ini sudah dirilis BPS,”jelas Syamsuddin. (suka)

