pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kapolres-Wabup Pantau Ketersediaan Minyak Goreng

BULUKUMBA, BKM — Kapolres Bulukumba AKBP Suryono Ridho Murtedjo bersama Wabup HA Edy Manaf, Kadis Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bulukumba Munthasir Nawir dan PJU Polres Bulukumba memantau ketersediaan minyak goreng dilokasi gudang, pasar dan toko modern.

Kapolres ingin memastikan stok minyak goreng di Bulukumba. Dari pantauan tersebut, stok minyak goreng di pada dua gudang distributor yakni PT Mahameru dan PT Wira Eka Persadatama serta toko modern saat ini masih kosong yang disebabkan belum tibanya pasokan.
Namun demikian, diharapkan distributor agar tidak menaikkan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan agar lebih cepat dalam pendistribusian, sehingga tidak menimbulkan kerumunan warga yang antre membeli minyak goreng untuk antisipasi penyebaran Covid-19.
“Kami berharap warga tidak panik kemudian melakukan pembelian secara berlebihan yang justru bisa menyebabkan terjadinya kelangkaan minyak goreng di pasaran. Sesuaikan saja dengan kebutuhan,” ucap Kapolres.
Terkait dengan kenaikan harga ditingkat konsumen seperti saat sekarang ini Kapolres Bulukumba mendorong Dinas Perindag agar melakukan operasi pasar.

“Menindaklanjuti perintah Bapak Kapolri, kami dari Polres Bulukumba akan memantau langsung distribusi minyak goreng yang ada di wilayah Bulukumba”. tegas Kapolres.
Wabup Bulukumba H.A.Edy Manaf menyampaikan bahwa dari hasil pemantauan stok minyak goreng di gudang distributor dan toko modern tidak ditemukannya stok minyak goreng atau saat ini masih kosong karena pasokan belum masuk.
“Sama halnya pada toko modern kami tidak menemukan ketersediaan minyak yang menurut para pengelolah bahwa pasokan minyak goreng hanya 1-2 dos per harinya bahkan sudah lima 5 hari terakhir belum mendapatkan jatah kiriman minyak goreng,” jelas Edy.

“Sementara di pasar tradisional kami juga mendaptkan adanya minyak goreng dengan harga Rp 21.000 / liternya dengan merek nur buah,” tambahnya.
Pemerintah telah menerbitkan SE kepada seluruh gudang, agen dan toko ritel modern dan klontong untuk menjual sesuai dengan HET dan apabila ditemukan ada yang menjual atau menimbun oleh pemerintah diberikan sanksi administrasi dan akan di laporkan ke polisian untuk sanksi pidananya.
”Masyarakat agar tidak panik, sebab jika masyarakat tertib membeli sesuai dengan kebutuhan maka ketersediaan minyak goreng pasti cukup,” tukasnya. (min/C)



×


Kapolres-Wabup Pantau Ketersediaan Minyak Goreng

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link