GOWA, BKM — Meski pemerintah resmi meniadakan penjualan minyak goreng murah berdasarkan HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp14.000 per liter dan kembali ke harga normal, tak membuat Milenial Peduli Sulsel (MPS) berhenti melakukan aksi sosial berupa Operasi Pasar (OP) murah minyak goreng.
Buktinya, MPS tetap menjadwalkan OP pada tiga lokasi berbeda mulai Sabtu (19/3) hingga Minggu dan Senin (20/3) sampai Selasa (22/3). Untuk jadwal Sabtu, OP digelar di depan toko M3 Jalan Mangka Dg Bombong, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Sebanyak 1.200 liter minyak goreng premium atau kemasan dipasarkan secara murah. Yakni sesuai HET Rp14.000 per liter. Minyak goreng ini dijual per kupon dua liter bagi masyarakat setempat. Total warga yang terlayani sebanyak 600 orang. Warga tetap dijatah satu orang dua liter.
Ketua MPS Sulsel, Hasrul A Rajab kepada media, Sabtu siang (19/3), mengatakan, pelaksanaan OP akan tetap dilakukan pihaknya sepanjang pemerintah membukakan ruang untuk itu. Bahkan, jika masih ada distributor minyak goreng yang mau berkolaborasi melakukan operasi pasar, maka MPS akan tetap lanjut.
”OP kali ini, kami hanya berkolaborasi dengan pihak distributor PT Rajawali Nusantara Indonesia, salah satu perusahaan BUMN di Sulsel. Kami sangat mengapresiasi pihak distributor yang masih memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa mendapatkan minyak goreng dengn harga subsidi yaitu Rp14.000 per liter. Padahal di pasaran umum, harga jual minyak goreng sudah kembali normal alias harga tetap mahal,” kata Hasrul.
Alasannya tetap melakukan OP ini, menurut Hasrul, disebabkan pihaknya tetap prihatin melihat warga kesulitan membeli minyak goreng dengan harga selangit saat pandemi covid-19 ini masih merebak.
”Memang minyak goreng tidak langka, tapi harganya yang melambung tinggi. Makanya, kami terketuk hati untuk tetap bantu masyarakat menyiapkan minyak goreng murah ini. Dan Alhamdulillah, masih ada distributor yang mau menjual dengan murah. Jadi selama masih ada suplay dari distributor kami tetap akan lakukan OP sampai stok habis,” jelas Hasrul.
Dikatakan, MPS berkomitmen untuk tetap berusaha membantu masyarakat. ”Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak distributor yang mau membantu kami dan rakyat,” tutur Hasrul lagi.
Dalam penyaluran minyak goreng ini, Camat Somba Opu, Agussalim, mengingatkan MPS sebagai panitia pelaksana agar tetap menerapkan prokes (protokol kesehatan) dalam area OP. Khususnya pengetatan penggunaan masker kepada pwarga yang datang, para petugas OP, dan panitia.
”Kami imbau agar OP minyak goreng ini tetap menerapkan prokes. Sebab, saat ini pandemi Covid-19 masih ada dikhawatirkan varian Omicron mudah masuk ke Gowa jika masyarakat abai prokes,” kata Camat Somba Opu, Agussalim kepada jajaran MPS Sulsel di lokasi.
Proses pelayanan minyak goreng murah ke masyarakat berjalan aman dan lancar serta tertib termasuk disiplin prokes. Aktivitas OP yang dilakukan sehari ini, diawasi ketat pengamanan Babinsa Koramil 01/1409 Somba Opu, Gowa. (sar)
