MAKALE, BKM — Satu unit mobil minibus mengapung di pinggir sungai. Bodinya yang tampak ringsek dan kaca depannya pecah, diikat dengan menggunakan tali. Tujuannya agar kendaraan roda empat tersebut tidak terseret arus.
Kejadian nahas mobil bernomor polisi DP 1481 KC tersebut berlangsung, Minggu (20/3) dinihari. Kendaraan tersebut dikemudikan Vebrianto Salombe. Lelaki berusia 28 tahun yang beralamat di Tagari, Toraja Utara ini mengalami kecelakaan tunggal di To’kendi Salubarani. Mobil yang dikemudikannya terjun ke sungai dengan kedalaman 20 meter.
Sebelum kejadian, mobil jenis Toyota Innova itu memuat tujuh orang penumpang dan bergerak dari arah Makassar. Sesampainnya di To’kendi, atau kurang lebih 1 km dari perbatasan Salubarani-Enrekang, sopir diduga mengantuk sehingga tak mampu mengendalikan kendaraannya (out control). Akibatnya, mobil terjun bebas ke sungai yang sedang meluap.
Seorang penumpang bernama Depriani Rante Balik (28) meninggal dunia akibat terseret arus. Sementara satu penumpang lainnya, Amata Bitticaca (61) masih dalam pencarian. Lima penumpang lainnya yang selamat dari maut, langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Lakipadada untuk mendapatkan perawatan medis. Mereka adalah Vebrianto Salombe (28), Vebrian (30), Yuliana Salulimbong (56), Melona (5), serta Rante Balik (28).
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta. Sebab selain kerusakan parah di bagian body dan kaca depan retak, kaca samping kanan dan kaca spion sebelah kanan juga pecah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencna Daerah (BPBD) Tana Toraja Alfian Andi Lolo membenarkan kejadian tersebut. Ia bersama Kasat Lantas Polres Tator Iptu Adnan Leppang, serta camat Mengkendek langsung datang ke lokasi sesaat setelah peristiwa berlangsung. Pihak BPBD sudah menerjunkan perahu karet dan pelampung guna melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan.
”Kita berharap satu orang penumpang yang dinyatakan hilang, bisa segera ditemukan. Kondisi di lokasi saat ini sedang mendung,” ujar Alfian.
Sore kemarin, mobil yang nahas tersebut telah berhasil dievakuasi ke daratan. Kendaraan tersebut ditarik dengan menggunakan tali sling. (gus/c)
