MAKASSAR, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus menjalankan pendidikan pemilih melalui program Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan (KP3).
Kegiatan KP3 sudah memasuki angkatan ke-5, dan akan terus berlanjut kedepannya. KP3 kali ini dilaksanakan di Hotel Karebosi Premier yang difasilitasi oleh Kesbangpol dan dihadiri oleh kader KP3 dan tokoh masyarakat Kecamatan Ujung Pandang, Senin (21/3)
Sebagaimana sebelumnya, kali ini KP3 menghadirkan tiga komisioner KPU Kota Makassar sebagai pemateri antara lain Romy Harminto (Kordiv Perencanaan, Data, dan Informasi), Abd Rahman (Kordiv Divisi Hukum dan Pengawasan) dan Gunawan Mashar (Komisioner KPU Makassar kordiv Teknis penyelenggaraan Pemilu).
Romy Harminto membawakan materi terkait Politisasi Sara dan Ancaman Keberagaman yang memaparkan terkait keberagaman kita sebagai bangsa, sehingga sangat rentan untuk diadu domba, terutama terkait agama dan etnis. Sehingga Romy menekankan bahwa toleransi dan tenggang rasa menjadi solusi dari politisasi Sara.
Materi selanjutnya yakni Abd Rahman yang membawakan materi soal Bahaya Politik Uang pada Pemilu dan Pemilihan. Dalam pemaparannya Abd Rahman mengungkap bahwa politik itu sejatinya bersih, suci dan elegan, hanya saja ketika disangkutpautkan dengan politik uang yang notabene sebagai pertukaran uang dengan posisi, maupun kebijakan, dan inilah yang kemudian merusak masyarakat.
Gunawan Mahsar membawakan materi soal komunikasi publik dalam sosialisasi pemilu. Gunawan menjelaskan bagaimana pentingnya komunikasi dalam kehidupan keseharian kita terutama bagi para penyelenggara. “Sebab kita perlu meyakinkan masyarakat agar dapat menerima informasi yang ingin disampaikan terutama informasi terkait Pemilu dan Pemilihan,”pungkas Gunawan. (rif)
