RANTEPAO, BKM.COM–Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) akan digelar di Tana Toraja, dirangkaikan Perayaan Paskah dan Hari Kartini.
HUT PMTI dimeriahkan even akbar, akan dihelat (18-23/4) April, terang ketua Panpel Merda Mangayun, didampingi Wakil Ketua Panitia, Belo Tarran dan Sekretaris Panitia Brikken Linde Bonting kepada media, Rabu (23/3) di Kawasan Pasar Seni To’pao, Bua Tallulolo, Kesu’ Toraja Utara.
Pembukaan diawali Opening Ceremony berupa Pawai Budaya dari Perwakilan masing-masing pengurus Wilayah PMTI seluruh Indonesia serta komunitas lainnya di Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa.
Demikian pula pagelaran musik rohani, pelatihan melukis media kain, sosialisasi pencegahan kekerasan seksual, pameran PMTI Expo, lomba vocal group, pelatihan UMKM membuat sarabba instan dan webinar pencegahan bunuh diri, ujar Merda.
Lanjut Merda, kegiatan lain seperti pelatihan membuat obat-obat tradisional, pelatihan membuat selai tamarillo, pelatihan pembuatan permen jahe, kebaktian kebangunan rohani, fashion show, penanaman pohon dan Kongres 1 Pemuda PMTI.
Sementara pada acara puncak HUT ke-18 PMTI di Pasar Seni Makale dan Plaza Kolam Makale, akan diisi kegiatan sambutan para tamu, penyerahan hadiah lomba, hingga pagelar musik dan band lokal.
Perayaan HUT PMTI spesial karena pertama kalinya digelar di Toraja, sebelumnya di Jakarta. Demikian pula panitia wajib kenakan pakaian adat.
Kegiatan ini akan dihadiri orang Toraja dari berbagai daerah, Provinsi hingga Negara lain sehingga menjadi momentum mengerakkan perekonomian daerah dan mempromosikan budaya Toraja, pungkas Merda (agus).

