MAKASSAR, BKM — Menanggapi rencana pemerintah yang mengubah status pandemi covid-19 di Indonesia menjadi endemi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Arman Bausat meminta perubahan status tersebut harus ada dasar aturan dan standar terkhusus Sulawesi Selatan sendiri. Tidak hanya itu, ia meminta standar dan aturan tersebut harus disosialisasikan.
“Terkait perubahan pandemi ke endemi tentu harus ada aturan serta standar dari yang disepakati dan disosialisasikan ke semua pihak. Misal, tingkat kematian dan penyebarannya berapa persen,” jelas Arman Bausat, Rabu (23/3).
Arman Bausat juga menekankan rencana kebijakan pergantian status masih dalam pemantauan. “Sampai saat ini, pemerintah masih memantau perkembangan virus untuk menentukan hal tersebut,” pungkasnya.
Diketahui, pemerintah sedang berencana mengubah status pandemi covid-19 menjadi endemi. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo dengan mempertimbangkan masukan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
“Jadi pandemi ke endemi? belum ada pengumuman dari pemerintah pusat, untuk Sulsel pasti ada indikator indikator yang dinilai, tidak mungkin dengan penilaian sejenak itu menentukan kondisi endemi. saya kira pemerintah pusat lagi mengkaji ini semua untuk persiapan untuk masa pandemi ke ndemi tidak mungkin diumumkan secara tiba tiba itu. Dan pemerintah daerah juga tidak bisa serta merta tanpa berkoordinasi dengan pemerintah pusat, jadi kira kira mengarah ke endemi pasti akan ke sanalah dan kapan itu keluar aturannya kita menunggu edarannya,”ungkap Arman.
Semisalnya pemerintah pusat mengumumkan bahwa seluruhnya ke status endemi atau malah bertahap seperti hanya ada beberapa yang masuk endemi sampai secara keseluruhan menjadi endemi, tapi sulsel memenuhi syarat?.
kalau kita lihat kondisi sekarang tren kasus covid itu rendah sekali, hunian RS rawat inap dan rawat jalan sangat rendah hampir semua kabupaten kota itu, kemudian yang positif itu sangat rendah jadi kalau pemerintah pusat akan mengumumkan provinsi provinsi yang endemi kemungkinan besar sulsel akan masuk,”pungkas Arman. (jun)
