GOWA, BKM — Hidangan makanan siap santap dari sahabat dermawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mampu bahagiakan puluhan santri di pondok pesantren yang hendak melakukan puasa sunnah. Seperti terlihat dari aksi layanan makanan gratis yang dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Maret 2022 di Pondok Pesantren Khalid Bin Walid, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.
Hariyadi, Ketua Masyarakat Relawan Indonesia Makassar Raya (MRI-Makassar Raya) menjelaskan, kegiatan berbagi makan gratis yang dilaksanakan merupakan salah satu program rutin setiap pekannya yang dilakukan oleh para relawan.
“Bersedekah setiap subuh merupakan suatu bentuk ajakan makan gratis yang diinisiasi oleh teman-teman relawan MRI Makassar Raya. Kegiatan ini bertujuan agar sedekah yang terkumpul kami kelola menjadi makanan siap saji, untuk selanjutnya dibagikan pada waktu subuh setiap sekali sepekan. Diperuntukkan bagi keluarga prasejahtera di jalan yang tidak sempat sarapan kerena hendak bekerja di pagi hari,” tutur Hariyadi.
Kegiatan berbagi tersebut, lanjut Hariyadi, akan terus menyasar keluarga-keluarga prasejhatera. Termasuk para santri yang berada di pondok pesantren.
“Kamis lalu para relawan terus gencar melakukan aksi ini. Alhamdulillah, santri salah satu pondok pesantren di Gowa juga kami sapa,” ujarnya.
Jumrah Amir, salah satu orang tua siswa yang belajar di ponpes tersebut turut bahagia dengan adanya kegiatan dari ACT. Ia menceritakan, pondok pesantren yang ditempati anaknya menimba ilmu agama merupakan tempat belajar gratis bagi keluarga kurang mampu.
“Di sini anak-anak yang belajar rata-rata keluarga kurang mampu. Ada anak yatim dan piatu, dhuafa, mualaf, juga beberapa anak yang memang tergolong fakir miskin. Dengan kegiatan berbagi seperti ini saya turut bahagia. Apalagi yang dibagikan makanan siap saji untuk anak-anak yang akan berpuasa,” cerita Jumrah.
Ke depannya sangat dinantikan, jelang Ramadan pihak pondok berharap kebaikan demi kebaikan dari para dermawan dapat membersamainya dalam mendukung program pendidikan di Ponpes Khalid Bin Walid. (rls)
