POLMAN, BKM–Gubernur Sulawesi Barat petahana Ali Baal Masdar (ABM) belum memastikan diri untuk kembali maju di kontestasi pemilihan gubernur (pilgub) Sulbar 2024 yang akan datang.
Banyak isu yang beredar jika ABM tidak lagi ingin maju di pilgub Sulbar dengan berbagai pertimbangan, utamanya faktor kesehatan.
Manakala ABM betul-betul tidak maju, lantas siapa figur yang diuntungkan?
Sejumlah sumber memberikan penilaian manakala ABM tidak ingin maju. Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa Sulawesi Selatan yang juga Wakil Ketua LSM Lintas Pemburu Keadilan (LSM LPK) Polman, Amos Pabundu menanggapi jika desas-desus informasi itu benar, “Bisa jadi yang diuntungkan adalah para bakal calon gubernur seperti Suardi Duka (SDK).
Peluang itu besar karena SDK pernah menjadi rival ABM saat pilgub yang lalu,”ujar Amos Pabundu, Selasa (29/3).
Selain Suardi Duka, juga ada Wakil Gubernur apalagi sang suami pernah tercatat sebagai Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh.
Hal berbeda disampaikan bendahara LSM Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Markas Daerah Sulbar, Pujianto S.
Menurut Pujianto, yang bisa diuntungkan adalah para bakal calon Gubernur yang akan maju bertarung di pilgub Sulbar 2024 nanti.
Hanya saja Pujianto mengaku belum mengetahui siapa saja bakal calon yang akan maju di pilgub Sulbar.
Menurutnya, jika memang ABM tidak akan maju lagi, berarti ABM berjiwa nasional karena memberi kesempatan kepada figur lain, “Jadi jika memang cuma ada tiga calon berarti ABM memberi peluang besar kepada mereka, karena jika ABM masih mau maju kembali ia masih memiliki peluang untuk kembali terpilih karena ia yakin beliau memiliki massa pemilih riil dan panatik cukup besar diduga mencapai sekitar 30 persen lebih,” ucapnya.
Tak hanya itu, salah seorang Budayawan Sulbar Tammalele mengatakan jika betul ABM tidak maju lagi, maka yang diuntungkan SDK dan Rektor UNM Prof Dr Husain Syam.
Hal itu mengingat persiapan kedua kubu tesebut cukup aktif dan menggembirakan diantaranya Husain Syam dikenal warga Binuang Polewali Mandar ditengarai memiliki dukungan tim yang kompak sudah sekitar dua tahun lalu. “Hingga saat ini pendukungnya bertebaran di Sulbar cukup aktif dalam mensosialisakan Husain Syam,” ucapnya. (*/rif)
