pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bisakan Partai Golkar dan Demokrat Berkoalisi di Pilgub Sulsel

MAKASSAR, BKM–Sedikitnya ada dua partai politik di Provinsi Sulawesi Selatan bisa semakin sulit untuk berkoalisi di sejumlah kontestasi, baik pemilihan gubernur (pilgub), pemilihan wali kota (pilwali) maupun pemilihan bupati (pilbup) yang akan dihelat November 2024 mendatang.
Keduanya yakni Partai Golkar dan Partai Demokrat.

Pada pilgub 2018 lalu, Partai Golkar dan Demokrat masih berseberangan. Partai berlambang pohon beringin rindang ini mengusung pasangan HAM Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Muzdakkar, sedangkan partai berlambang bintang mercy ini mendukung pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar.
Hal sama terjadi ketika digelar pilgub 2013, dimana Golkar mengusung pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Ni’mang (Sayang jilid II) dan Demokrat mengusung pasangan Ilham Arief Sirajuddin- Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (IA).
Kini dua politisi saling sindir yang dapat mengarah pada kerenggangan hubungan yakni Ketua Dewan Pimpinan daerah (DPD) Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulsel yang tak lain adalah Ketua Komisi D DPRD Sulsel Rahman Pina (RP) dengan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel yang tak lain adalah Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah Erbe alias Ulla.

Kerenggangan politisi Golkar dengan Demokrat ini semakin menajam ketika menilai masalah PT Vale Indonesia.
RP dan Ulla saling serang melalui media massa. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari kedua partai tersebut, namun masih sebatas perorangan maupun sebagai wakil rakyat.
Wakil ketua DPD I Golkar Sulsel Herman Hezer yang dihubungi Rabu (30/3) kemarin belum memberikan tanggapan.
Hal sama juga saat wakil ketua DPD Demokrat Sulsel Haidar Madjid yang ingin ditemui diruang fraksi Demokrat DPRD Sulsel juga belum berhasil dikonfirmasi. (rif)




×


Bisakan Partai Golkar dan Demokrat Berkoalisi di Pilgub Sulsel

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link