pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

RSUD Daya Tetap Layani Pasien tanpa BPJS

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny) menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melayani semua masyarakat yang butuh perawatan kesehatan walaupun tidak memilik kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Semua rumah sakit di Makassar, kalau ada orang tidak punya BPJS kami layani dengan ikhlas,” ungkap Danny saat tampil sebagai narasumber pada Seminar Nasional Inovasi Penguatan Kemandirian dan Tata Kelola serta Best Practise Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Seminar nasional yang dihadiri itu merupakan salah satu rangkaian dari pelaksanaan even Summit Seminar dan Expo Kabupaten/Kota Sehat (Healthy City Summit)Tahun 2022 yang dilaksanakan di Pancowati Patra Semarang Hotel dan Convention, Semarang.
Dia menjelaskan, sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, konsekuensi yang dihadapi Makassar adalah tidak bisa menahan laju urbanisasi. Sekitar 100 ribu lebih orang keluar masuk Makassar setiap harinya. Bahkan cukup banyak yang menetap di Makassar
Yang menjadi persoalan utama di kota besar adalah mereka yang tidak terbit KTPnya, karena akte kelahiran tidak terbit, akte kelahiran dari kampung asalnya tidak ada.
“Maka dari itu Pemkot Makassar dengan rumah sakit umum daerah tetap melayani semua masyarakat tanpa BPJS. Semua rumah sakit milik Pemkot Makassar kalau ada orang tidak punya BPJS, kami layani dengan ikhlas,” jelas Danny.
Dia menekankan, semua orang harus dilayani. Termasuk orang yang masuk ke Makassar tidak boleh ditelantarkan.Pemkot memang mengalokasikan anggaran untuk itu.

Danny menuturkan pada saat dirinya terpilih menjadi Walikota periode pertama, dirinya fokus membangun bidang kesehatan.
“Suatu kehormatan bagi saya, membangun sistem kepala kesehatan rumah sakit Daya. Dimana rumah sakit milik Pemkot tersebut sekarang istimewa karena 97,5 persen menanggung BPJS dari 1,6 juta penduduk yang menetap di Makassar,” ucap Danny.
Di hadapan peserta yang hadir Wali Kota Danny, berbagi pengalaman tentang bagaimana proses transformasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar, dari rumah sakit daerah yang tidak diperhitungkan kini menjadi rumah sakit daerah yang modern.
Orang nomor satu Makassar itu mengatakan, pada saat dirinya membangun anatomi kesehatan, dirinya membuat revolusi di RSUD Daya .
“Alhasil RSUD Daya dari rumah sakit tipe C saat ini telah menjadi rumah sakit tipe A plus hanya dalam satu tahun kepemimpinan saya,” ujar Danny.

Begitupun pada saat dilantik 26 Februari 2021 untuk memimpin kembali kota Makassar, kata Danny, pada saat itu situasi pandemi,Covid 19, sehingga dirinya mencanangkan program Makassar Recover.
“Semua harus position digital. Kami membuat Lab PCR 4 Gen, juga melibatkan 15 ribu influencer remaja berusia 25 tahun untuk diterjunkan langsung memeriksa kesehatan warga, semua alat kami lengkap. Kalau kita mau membangun Health security kuat, jangan takut untuk membeli alat yang canggih,” jelasnya.
Dalam Rakorsus Makassar Metaverse yang digelar Pemerintah kota Makassar, diikuti 51 SKPD rumah sakit Daya telah menyiapkan konten Metaverse yakni diagnosa setelah tes lab.
“Dia akan lihat sakit kita apa, seumpamanya di paru par,u, langsung ditunjuk Avatar untuk menentukan titik diagnosanya selanjutnya memperlihatkan 3 dimensi paru paru tersebut. Olehnya itu kami berkomitmen serius membangun Kota Metaverse,” tutupnya. (rhm)




×


RSUD Daya Tetap Layani Pasien tanpa BPJS

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link