Site icon Berita Kota Makassar

ASN Maros Sumbang 478 Buku

MAROS, BKM — Bertepatan Hari Buku Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menerima ratusan wakaf buku dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) Maros.
Seperti pada upacara Hari Kesadaran Nasional dirangkaikan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dan Hari Buku Nasional di lapangan Pallantikang, Senin (17/5).
Setiap peserta upacara datang dengan minimal satu buku.
Para ASN memasukkan buku ke dalam boks yang telah disediakan.
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros, Amiluddin, mengatakan, jumlah buku yang berhasil terkumpul hari ini sebanyak 478 buku.

”Kami menargetkan ada 6.225 buku yang terkumpul, seperti jumlah ASN yang ada di Maros,” katanya.
Selanjutnya, buku-buku tersebut akan didonasikan ke perpustakaan sekolah, perpustakaan desa, hingga taman baca yang ada di masyarakat.

”Kita telah melakukan peninjauan. Dari 103 desa, baru sekitar 45 yang memiliki perpustakaan. Itulah yang membuat kami berinisiatif untuk membuat gerakan wakaf ini,” jelasnya.

Jenis buku yang diwakafkan pun bebas. Yang penting masih layak baca.
”Ada buku fiksi dan juga non fiksi. Ada juga beberapa buku pelajaran, cuma sudah tidak layak. Karena buku kurikulum lama,” bebernya.

Tak hanya ASN, untuk masyarakat yang ingin berkontribusi juga boleh. ”Bisa datang membawa bukunya ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Maros,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, berharap, membaca bisa menjadi gaya hidup di Maros, dan tidak ada lagi kendala untuk membaca.
”Orang yang gemar membaca memiliki keunggulan secara personal, profesional, maupun sosial. Sementara orang yang kurang membaca, memiliki risiko tinggi mengalami kegagalan dalam ketiga ranah tersebut,” tutupnya.

Wakil Bupati (Wabup) Maros, Suhartina Bohari hingga Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir pun ikut mewakafkan buku.
Suhartina mengatakan, hal ini dilakukan agar dapat menjadi contoh bagi para ASN.
”Satu buku satu ASN saya rasa tidak akan memberatkan,” katanya. (ari/c)

Exit mobile version