MAKASSAR, BKM–Pengguna jalan mengeluhkan keberadaan anak jalanan yang kerap meminta-minta uang di jalanan. Bahkan anak tersebut sempat membaca ayat suci Al Quran untuk bisa mendapatkan uang, seperti di Jalan Urip Sumoharjo di bawah jembatan fly over dan di Jalan AP Petta Rani.
Keluhan itu disampaikan Syahrul AR kepada BKM. Menurut Syahrul, ia kerapkali didatangi anak-anak yang meminta uang. Mereka ada yang menyanyi ada juga yang membaca ayat suci Al Quran.”Hal ini sangat mengganggu Pak, kita juga khawatirkan mereka ditabrak kendaraan. Olehnya itu, kita harap dinas sosial segera mengatasi keluhan kami ini,”jelasnya.
Menyikapi hal itu,Kepala Dinas Sosial, Aulia Arsyad, menjelaskan, patroli penertiban anak jalanan bekerja sama dengan BKO Satpol PP dan Polrestabes rutin digelar. Bahkan hampir tiap hari dilakukan.
“Saat ini kami terus jalankan patroli rutin hampir di setiap hari. BKO Satpol dan Porestabes Makassar sangat membantu kelancaran tugas penjaringan,” ungkap Aulia.
Dia melanjutkan, bulan ini, pihaknya menjaring 39 anak jalanan yang kerap berkeliaran dan meminta-minta uang di jalan.
Selanjutnya, anak jalanan yang terjaring dibina di RPTC. Mereka menjalani pembinaan selama tiga hari yakni 11 hingga 13 Mei. Dan pada 13-16 Mei diadakan pembinaan mental dan pelajaran dasar dibawah bimbingan Pekerja Sosial Profesional.
“Jadi kalau dikatakan marak, kami lihat di lapangan sudah berkurang. Dengan adanya pembinaan tiga hari sangat memberi efek jera pada mereka yang terjaring,” tambahnya.
Diapun mengimbau secara terus menerus kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan agar kiranya tidak memberi uang pada anjal dan pengemis.
“Karena kalau itu masih terjadi pasti mereka masih di jalan,” tandasnya. (rhm)
