Site icon Berita Kota Makassar

Target 9.000 Maba, UT Makassar Rakor Seluruh Pengurus Pokjar

MAKASSAR, BKM — Universitas Terbuka (UT) Makassar di bawah kepemimpinan Hasanuddin, bergerak cepat melakukan berbagai langkah strategis untuk mendapatkan jumlah mahasiswa baru melalui momentum penerimaan mahasiswa baru tahun ini.
Sebanyak 9.000 mahasiswa ditargetkan bisa diterima tahun ini, baik Pendas maupun non Pendas, dari total yang ditargetkan 500 ribu mahasiswa untuk seluruh Indonesia.

Target ini bukanlah sesuatu yang sulit untuk dicapai, apabila seluruh pengurus kelompok belajar (Pokjar) yang ada di kabupaten dan kota di Sulsel memiliki motivasi yang tinggi, serta dapat mengikuti skema baru perekrutan calon mahasiswa baru secara optimal.

Hal ini disampaikan Hasdanuddin ketika membuka Rapat Koordinasi Pengurus Pokjar UT Makassar, di Hotel Santika Makassar, Sabtu (21/5). Menurutnya, rakor Pokjar UT Makassar yang digelar mulai pagi hingga sore hari ini selain untuk menjelaskan kebijakan baru atau skema baru terkait perekrutan calon mahasiswa baru UT Makassar, sekaligus sebagai momen silaturahmi dengan sesama pengurus agar bisa saling mengenal satu sama lain. Dengan begitu, bisa terbangun rasa kekeluargaan sesama pengurus.

“Intinya dalam penerimaan mahasiswa baru, pengurus Pokjar yang ada di daerah punya strategi khusus dalam memberikan pelayanan yang maksimal, memberikan informasi yang tepat kepada target sasaran promosi, baik itu disekolah-sekolah, lembaga profesi, instansi maupun lainnya. Juga memaksimalkan penyebaran brosur, bekerja sama alumni maupun mahasiswa UT yang ada di wilayahnya. Lalu sedapat mungkin bisa melibatkan diri secara institusi maupun perorangan dalam kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat,” jelas Hasanuddin.

Ada tiga narasumber dalam rakor Pokjar ini. Masing-masing Hasanuddin yang menjelaskan tentang Kebijakan Umum Peningkatan Partisipasi Jumlah Mahasiswa, Koordinator BBLBA Kumala Dewi membahas Evaluasi dan Kebijakan Pelaksanaan Praktik/Praktikum dan Bahan Ajar, serta Koordiantor Regjian, Pak Made membawakan materi Evaluasi dan Kebijakan Pelaksanaan Pegistrasi dan UAS.

Di bagian lain penjelasannya, Hasanuddin menyebut bahwa rekruitmen dan layanan dari hasil survei mahasiswa yang kuliah di UT Makassar adalah 70 persen dari penyampaian mulut ke mulut.

Di sinilah, kata dia, pentingnya peran dan strategi marketing dalam mengimplementasikan cita-cita UT yang memiliki mahasiswa tersebar luas di pelosok- pelosok tanah air.

Dikatakan, selama ini Pokjar yang merupakan perwakilan UT di daerah telah bekerja dengan sungguh- sungguh. Untuk itu, dalam kesempatan tersebut Hasanuddin selaku direktur UT menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kerja samanya selama ini.

Optimisme dari target mahasiswa baru yang mau dicapai sangat kuat. Ia menyebutkan, pada semester kurus saja bisa
mendapatkan mahasiswa baru sebanyak 1000-an orang dan pada semester gemuknya naik menjadi 1.400-an. Karenanya, Hasanuddin berharap pada penerimaan mahasiswa baru ini bisa lebih gemuk lagi jumlah mahasiswanya.

Dihadapan pengruus Pokjar, Hasanuddin juga memperlihatkan data trend mahasiswa di UT, yang mulai bergeser dari dominasi mahasiswa Pendas ke non Pendas.
Fenomena ini sudah terlihat di beberapa daerah. Di antaranya di Bulukumba, mahasiwa non Pendas sudah lebih banyak dari Pendas.

Melihat fakta ini, maka pengurus diharapkan lebih banyak lagi melakukan sosialisasi atau berpromosi kepada anak-anak sekolah lanjutan SMA/SMK atau sederajat, serta pada instansi-instansi di wilayah Pokjar masing-masing. (rls)

Exit mobile version